Oktober 23, 2022

Senin, 24 Oktober 2022 Hari Biasa Pekan XXX

Bacaan I: Ef 4:32-5:8 "Hiduplah dalam cinta kasih seperti Kristus."

Mazmur Tanggapan: Mzm 1:1-2.3.4.6; R: 40:5a "Jadilah penurut Allah sebagai anak-anak kesayangan."

Bait Pengantar Injil: Yoh 17:17b.a "Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah kebenaran; kuduskanlah kami dalam kebenaran."

Bacaan Injil: Luk 13:10-17 "Bukankah wanita keturunan Abraham ini harus dilepaskan dari ikatannya sekalipun pada hari Sabat?"

   warna liturgi hijau

bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini

Apakah Anda ingin bertumbuh dalam pengetahuan Anda tentang Tuhan? Santo Agustinus dari Hippo (354-430 M) pernah berkata: ""Aku Percaya supaya mengerti, dan aku mengerti supaya percaya lebih baik." Baik iman maupun pengertian adalah karunia Roh Kudus yang memungkinkan kita mendengar firman Tuhan dengan jelas sehingga kita dapat mengenal Tuhan lebih baik dan bertumbuh dalam pengetahuan akan kasih dan kebenaran-Nya. Namun, Yesus harus memperingatkan murid-murid-Nya bahwa tidak semua orang akan memahami ajaran-Nya.
    
Nabi Yesaya telah memperingatkan bahwa beberapa orang akan mendengar firman Tuhan, tetapi tidak percaya, beberapa akan melihat tindakan dan mukjizat Tuhan, dan tetap tidak yakin. Ironisnya, beberapa orang yang skeptis terhadap pengajaran dan mujizat Yesus adalah ahli-ahli Taurat yang terpelajar dan orang-orang Farisi yang membanggakan diri atas pengetahuan mereka tentang Kitab Suci, terutama tentang hukum Musa. Mereka mendengar perumpamaan-perumpamaan Yesus dan melihat tanda-tanda dan mujizat-mujizat besar yang dilakukan-Nya, tetapi mereka menolak untuk menerima Yesus dan pesan-Nya. Bagaimana mereka bisa "mendengar dan tidak pernah mengerti" dan "melihat tapi tidak pernah melihat"? Mereka buta dan tuli secara rohani karena hati mereka tertutup dan pikiran mereka tertutup oleh kesombongan dan prasangka. Bagaimana mungkin seorang dari Galilea, yang dianggap sebagai anak seorang tukang kayu, tahu lebih banyak tentang Tuhan dan firman-Nya, daripada para ahli yang mengabdikan hidup mereka untuk mempelajari dan mengajarkan hukum Musa?
 
Hanya ada satu hal yang dapat membuka pikiran yang tertutup, bingung, dan terpecah - patah hati dan rendah hati! Kata murid berarti orang yang mau belajar dan siap untuk tunduk pada kebijaksanaan dan kebenaran yang datang dari Tuhan. Mazmur 119 mengungkapkan sukacita dan kegembiraan seorang murid yang mencintai firman Tuhan dan yang memeluknya dengan kepercayaan dan ketaatan. "Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana dari pada musuh-musuhku, sebab selama-lamanya itu ada padaku. Aku lebih berakal budi dari pada semua pengajarku, sebab peringatan-peringatan-Mu kurenungkan. " (Mazmur 119:97-99)
  
Tuhan hanya dapat mengungkapkan rahasia Kerajaan-Nya kepada orang yang rendah hati dan percaya yang mengakui kebutuhan mereka akan Tuhan dan kebenaran-Nya. Perumpamaan Yesus akan mencerahkan kita jika kita mendekati mereka dengan pikiran dan hati yang terbuka, siap untuk membiarkan mereka menantang kita. Jika kita mendekati firman Tuhan dengan ketidakpedulian, skeptisisme, dan ketidakpercayaan, maka kita juga mungkin "mendengar tetapi tidak mengerti" dan "melihat tetapi tidak memahami". Firman Tuhan hanya dapat berakar dalam hati yang mau menerima yang siap untuk percaya dan mau tunduk. Jika kita ingin mendengar dan memahami firman Tuhan, kita harus mendengarkan dengan hormat dan iman. Apakah Anda percaya firman Tuhan dan apakah Anda tunduk pada-Nya dengan percaya dan hormat?
 

    O Roh Kudus, jadilah guru dan pembimbingku. Buka telingaku untuk mendengar firman Tuhan dan buka mataku untuk memahami tindakan Tuhan dalam hidupku. Semoga hatiku tidak pernah menjadi kusam dan semoga telingaku tidak pernah bosan mendengarkan suara Kristus.
 
CC0