Rabu, 23 Juni 2021

Jumat, 25 Juni 2021 Hari Biasa Pekan XII

Bacaan I: Kej 17:1.9-10.15-22 "Setiap laki-laki di antaramu harus disunat sebagai tanda perjanjian. Sara akan melahirkan bagimu seorang putra."

Mazmur Tanggapan: Mzm 128:1-2.3.4-5 "Orang yang takwa hidupnya akan diberkati Tuhan."

Bait Pengantar Injil: Mat 8:17 "Yesus memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita."

Bacaan Injil: Mat 8:1-4 "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan daku."

warna liturgi hijau  


Saudara-saudari terkasih, setelah Yesus turun dari bukit dan bertemu dengan seorang penderita kusta. Alih-alih tetap dikarantina seperti yang dituntut oleh Hukum, orang sakit itu melibatkan Tuhan, secara tersirat membuatnya najis. Tapi itu tidak menghentikan orang kusta itu untuk mengakui kuasa Yesus dan meminta kesembuhan. Kehadiran Tuhan selalu memulihkan. Ia dipulihkan fisiknya agar memperoleh kehidupan baru. Kita tentu berharap menerima mukjizat dalam hidup ini. Sikap doa orang kusta itu barang kali hendaknya menjadi contoh ketika kita menyampaikan permohonan kepada Tuhan. Doa kita hendaknya didasarkan pada iman yang teguh akan kebaikan Allah dan disampaikan dalam semangat kerendahan hati dan dengan sikap penuh hormat kepada Tuhan. Tuhan setuju dan menyentuh orang itu, membuat diri-Nya secara ritual najis, namun membersihkan penderita kusta. Kemudian, Yesus mengirim orang itu dalam perjalanannya, memerintahkan orang itu untuk menunjukkan dirinya kepada para imam untuk memenuhi Hukum dan untuk bersaksi tentang kuasa Tuhan.

Perhatikan dalam perjumpaan itu, melalui penyembuhan, Yesus memiliki kuasa untuk menyatakan apa yang bersih dan, secara implisit apa yang tidak bersih. Otoritasnya menggantikan otoritas imam dan ahli Taurat. Dia membuat orang sakit dan orang berdosa bersih, bukan melalui isolasi, tetapi melalui jamahan-Nya.