Minggu, 12 September 2021

Senin, 13 September 2021 Peringatan Wajib St. Yohanes Krisostomus, Uskup dan Pujangga Gereja

Bacaan I: 1Tim 2:1-8 "Kita harus berdoa untuk semua orang karena Allah ingin semua orang diselamatkan."

Mazmur Tanggapan: Mzm 28:2.7.8-9 "Terpujilah Tuhan, sebab Ia telah mendengarkan doa permohonanku."

Bait Pengantar Injil: Yoh 3:16 "Begitu besar kasih Allah kepada dunia, sehingga Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal."

Bacaan Injil: Luk 7:1-10 "Di Israel pun iman sebesar itu belum pernah Kujumpai."

warna liturgi putih
 
"Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku;   sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu. Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. (Luk 7:6-7)  Kalimat yang akrab ini diambil dari iman seorang perwira Romawi. Dia meminta Yesus untuk menyembuhkan hambanya, Yesus setuju untuk datang menyembuhkannya, dan perwira itu menyatakan iman yang mendalam kepada Yesus dengan menyatakan dua hal:  Dia tidak layak untuk kehadiran Yesus di rumahnya dan, keyakinannya bahwa Yesus dapat menyembuhkan hambanya hanya dengan mengucapkan sabda-Nya.

Yesus, tentu saja, cukup terkesan dengan iman perwira Romawi ini. Tetapi Yesus melakukan lebih dari sekadar penyembuhan. Dia juga mengangkat perwira ini sebagai teladan iman bagi semua orang.

Pernyataan iman yang indah dari perwira ini digunakan dalam Misa untuk berbicara tentang dua hal iman sehubungan dengan Ekaristi:

    Kita tidak layak untuk menerima Komuni Kudus dan,
    Kita tetap mengundang Yesus untuk datang dan menyembuhkan jiwa kita.
  
Meskipun ini terjadi lebih dari dua ribu tahun yang lalu, itu terus berlangsung di setiap Misa. Dan di setiap Misa kita dipanggil untuk mengekspresikan iman yang sama seperti perwira Romawi ini.

Renungkan, hari ini, atas iman Anda akan kedatangan Kristus dalam Ekaristi Mahakudus. Setiap Misa adalah manifestasi dari Allah-Manusia yang datang untuk tinggal di antara kita dan hidup di dalam kita. Jika kita memiliki iman perwira ini, kita juga akan diberkati oleh Tuhan kita tanpa batas.

Doa:
Tuhan, aku percaya. Bantulah ketidakpercayaanku. Bantu aku untuk melihat ketidaklayakanku setiap kali aku mempersiapkan Komuni Kudus. Dan dalam pengakuan yang rendah hati itu, izinkan aku juga mengundang hadirat kesembuhan-Mu dalam hidupku. Yesus, aku percaya pada-Mu. Amin.