Kamis, 11 November 2021

Jumat, 12 November 2021 Peringatan Wajib St. Yosafat, Uskup dan Martir

Bacaan I: Keb 13:1-9 "Jika mereka mampu menyelidiki jagad raya, mengapa mereka tidak menemukan penguasa semuanya itu?"

Mazmur Tanggapan: Mzm 19:2-3.4-5; Ul: lih.5a

Bait Pengantar Injil: Luk 21:28 "Angkatlah mukamu, sebab penyelamatmu sudah mendekat."

Bacaan Injil: Luk 17:26-37 "Kapan Anak Manusia akan menyatakan diri."
 
warna liturgi merah
 
 Injil hari ini adalah kelanjutan dari dialog Yesus dengan orang-orang Farisi. Ia menjawab pertanyaan mereka: “kapan Kerajaan Allah akan datang?” Dalam tanggapannya, Yesus menggunakan beberapa gambaran yang mengkhawatirkan. Dia berbicara tentang api dan belerang serta orang-orang yang tiba-tiba diambil dari aktivitas sehari-hari mereka. Deskripsinya grafis, kasar dan bahkan menakutkan!

Apakah Anda pernah berpikir tentang "akhir zaman?" Apakah Anda bertanya-tanya seperti apa "akhir zaman" itu? Apakah pikiran untuk meninggalkan dunia ini membuat Anda takut atau menghibur Anda? Faktor yang mungkin memiliki dampak terbesar pada tanggapan kita terhadap Injil ini adalah hubungan yang kita miliki dengan Allah. Jika kita memiliki hubungan yang dalam dan pribadi dengan Tuhan, Yesus atau Roh, kita mungkin masih memiliki sedikit ketidaknyamanan atau kecemasan tetapi mudah-mudahan tidak terlalu takut! Namun, jika hubungan saya dengan Tuhan/Yesus/Roh jauh atau impersonal, mungkin wajar untuk mengalami rasa takut!
 
Dalam Kitab Kebijaksanaan - bacaan pertama hari ini, kita mendengar penulis Kitab Kebijaksanaan berbicara tentang kebodohan umat manusia dalam mengikuti dan menyembah benda-benda ciptaan di dunia ini, yang hanyalah benda dan benda ciptaan. Kata-kata ini ditujukan kepada semua orang yang menyembah berhala dan orang-orang kafir, yang menolak untuk percaya kepada Tuhan dan mereka yang masih mengabaikan kebenaran-Nya. Pada saat itu, sebagian besar orang kecuali umat Tuhan percaya pada banyak sekali dewa berdasarkan unsur dan hal-hal duniawi. 

Mereka kagum dengan keajaiban dan keindahan, dengan kekuatan dan keagungan benda-benda dan benda-benda itu, dan sebagai hasilnya, mereka memilih untuk menyembah apa yang mereka pikir sebagai tuhan, dewa dan pencipta mereka, tetapi gagal untuk menyadari bahwa betapapun hebatnya mereka. hal-hal itu mungkin, mereka pada akhirnya, menciptakan hal-hal dan bukan Pencipta. Inilah yang Tuhan ingin umat-Nya, kita semua tahu bahwa Dia adalah satu-satunya Tuhan.
    
Hari ini jika seseorang bertanya kepada Anda tentang hubungan Anda dengan Tuhan, bagaimana tanggapan Anda? Apa yang akan Anda sampaikan? Atau kamu akan diam saja? Hari ini dan setiap hari semoga kita mengambil langkah untuk bertumbuh lebih dekat dengan Tuhan! Semoga Tuhan beserta kita dan semoga Dia menguatkan kita dalam perjalanan iman kita sepanjang hidup. Amin.
 
Image by Gerd Altmann/Pixabay (CC0)