Jumat, 19 November 2021

Sabtu, 20 November 2021 Hari Biasa Pekan XXXIII

Karya: artisticco/istock.com
Bacaan I: 1Mak 6:1-13 "Karena segala kejahatan yang kuperbuat terhadap Yerusalem, maka aku sekarang mati dalam kepedihan yang besar."

Mazmur Tanggapan: Mzm 9:2-3.4.6.16b.19 "Ya Tuhan, aku bergembira atas kemenangan-Mu."

Bait Pengantar Injil: 2Tim 1:10b "Juruselamat kita Yesus Kristus telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa."

Bacaan Injil: Luk 20:27-40 "Allah bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup."

warna liturgi hijau

Injil hari ini mungkin agak sulit untuk dipahami. Orang Saduki menantang Yesus. Mereka memberinya skenario tentang tujuh bersaudara. Kakak laki-laki tertua menikahi seorang wanita yang tidak memberinya anak. Pria ini meninggal tanpa keturunan. Namun, pria itu memiliki 6 saudara laki-laki. Setiap saudara pada gilirannya menikahi wanita ini. Dan setiap saudara pada gilirannya meninggal, tanpa memiliki anak! Apa yang Yesus katakan kepada kita dalam Injil ini?

Saat kita mendekati akhir tahun liturgi Gereja ini, bacaan-bacaan ini mengundang kita untuk berhenti sejenak dan merenungkan kehidupan kita. Bagaimana kita hidup? Apakah kita hidup dengan cara yang menghasilkan “buah” bagi keluarga kita, teman kita, rekan kerja kita, dunia kita? Pembicaraan Yesus tentang ”akhir zaman” mungkin membuat kita takut atau gentar! Kedengarannya cukup mengkhawatirkan!

Namun, Yesus mungkin hanya mengundang kita untuk berhenti dan merenungkan hidup kita secara mendalam. Bagaimana saya hidup? Seberapa baik aku mencintai? Apakah saya membagikan hadiah yang saya miliki? Ini mungkin tampak seperti pilihan kecil di dunia yang sangat besar. Namun, pilihan saya dan pilihan kita memengaruhi segalanya dan semua orang di dunia ini! Apa yang akan saya pilih untuk dilakukan hari ini?