Jumat, 14 Januari 2022

Sabtu, 15 Januari 2022 Hari Biasa Pekan I

 

Bacaan I: 1Sam 9:1-4.17-19;10:1a "Inilah orang yang disebut-sebut Tuhan! Inilah Saul yang akan memegang tampuk pemerintahan atas umat-Nya."

Mazmur Tanggapan: Mzm 21:2-3, 4-5, 6-7 "Ya Tuhan, karena kuasa-Mulah raja bersukacita."

Bait Pengantar Injil: Luk 4:18-19 "Tuhan mengutus Aku mewartakan Injil kepada orang yang hina dina dan memberitakan pembebasan kepada orang tawanan."

Bacaan Injil: Mrk 2:13-17 "Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
    
warna liturgi hijau
 
 Melalui bacaan Injil hari ini, kita mendengar tentang Tuhan yang datang untuk memanggil seorang pemungut cukai bernama Lewi, Rasul dan Penginjil St. Matius masa depan untuk mengikuti Dia. Lewi dengan cepat meninggalkan semuanya dan mengikuti Tuhan, dan bukan hanya itu, tetapi dia juga memperkenalkan Tuhan kepada pemungut cukai lainnya dan mereka semua mengundang Dia untuk makan malam di rumah Lewi. Pada saat itu, pemungut cukai adalah orang yang paling dibenci di antara orang-orang karena mereka dianggap serakah, jahat dan mementingkan diri sendiri dalam tindakan mereka.  
 
  Tetapi seperti yang dapat kita lihat dari perikop Injil, para pemungut cukai yang sama itu dengan penuh semangat menyambut Tuhan ke tengah-tengah mereka, mendengarkan Dia dan memperhatikan Dia. Sebaliknya, para ahli Taurat dan orang-orang Farisi, yang sering mengkritik Tuhan dan menggunakan kesempatan untuk lebih jauh mengkritik Dia karena berinteraksi dan bahkan mengunjungi rumah seorang pemungut cukai, sering menolak untuk mendengarkan Dia dan terus mengganggu Dia dan murid-murid-Nya, sehingga sulit bagi mereka untuk melakukan pekerjaan mereka.
  
Hanya di dalam Dia saja ada kesembuhan dan pengampunan dosa, dan karena itu Dia menyediakan semuanya bagi mereka dan juga bagi kita. Dan kita harus ingat bahwa Tuhan sendiri juga menawarkan kesembuhan yang sama kepada orang-orang Farisi dan ahli Taurat yang sama yang sering mempersulit hidup dan pekerjaan-Nya. Begitulah kasih Tuhan terhadap kita.  Yesus memanggil Anda dan saya. Yesus tahu bahwa kita membutuhkan kesembuhan. Dia tidak mengharapkan kita untuk menjadi sempurna. Yesus hanya ingin membuat kita utuh kembali. Akankah kita menanggapi panggilan Yesus? Akankah kita mengikuti Dia lebih dekat? Yesus selalu memberi kita pilihan: menjawab panggilan-Nya atau pergi. Apa yang akan kita pilih hari ini?

Semoga Tuhan menyertai kita semua, dan semoga Dia memberdayakan kita masing-masing untuk hidup lebih layak mulai sekarang di hadirat-Nya. Semoga Tuhan memberkati kita semua dalam setiap tindakan dan usaha kita, sekarang dan selamanya. Amin.