April 29, 2022

Sabtu, 30 April 2022 Hari Biasa Pekan II Paskah

Bacaan I: Kis 6:1-7 "Mereka memilih tujuh orang yang penuh Roh Kudus."
     

Mazmur Tanggapan: Mzm 33:1-2.4-5.18-19; R: 22 "Kasih setia-Mu, ya Tuhan, kiranya menyertai kami, seperti kami berhadap kepada-Mu."

Bait Pengantar Injil: Yoh 10:6 "Akulah jalan, kebenaran, dan hidup. Tak seorang pun dapat datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku."

Bacaan Injil: Yoh 6:16-21 "Para murid melihat Yesus berjalan di atas air."
 
  warna liturgi putih
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini 
 
      Dalam Injil hari ini kita mendengar tentang badai di laut. Kita melihat simbolisme Gereja melalui para murid dan perahu mereka di tengah badai.  Perahu adalah representasi Gereja, dengan para murid mewakili kita semua umat Allah yang setia. Badai dan ombak mewakili banyak pencobaan dan tantangan yang dihadapi Gereja, semua pertentangan, penganiayaan dan kesulitan yang mungkin kita sebagai umat beriman hadapi dalam hidup kita
 
Menjelang malam, murid-murid Yesus turun ke pantai, dan naik perahu mereka untuk menyeberang ke Kapernaum. Saat itu senja, dan tak lama lagi akan menjadi gelap. Murid-murid sangat ingin pergi ke Kapernaum. Saat mereka mulai mendayung, langit semakin mendung dan mengancam. Angin terus semakin kencang.
 
Setelah mereka mendayung beberapa mil, mereka melihat sesosok mendekati mereka. Bagaimana ini bisa terjadi? Para murid tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Sosok itu berjalan di atas air! Apakah ini nyata atau mereka hanya membayangkannya? Mereka mungkin berpikir, “Tidak ada yang bisa berjalan di atas air. Itu tidak mungkin! Siapa orang ini?” Para murid merasa sangat takut.
 
Saat Yesus mendekati perahu, ia hanya berkata kepada mereka, ”Jangan takut.” Jelaslah, kata-kata Yesus tidak menghilangkan ketakutan para murid. Apakah para murid mengira mereka berhalusinasi? Sosok ini tampak seperti Yesus dan suaranya terdengar seperti suara Yesus. Kemudian Yesus berkata kepada mereka: "Ini Aku. Jangan takut."
 
  Para murid terkoyak dan masih takut. Mereka tidak yakin tentang apa yang harus dilakukan, tetapi jika itu benar-benar Yesus, mereka pasti ingin Dia naik ke perahu mereka. Namun, mereka tiba-tiba tiba di pantai yang mereka tuju.
 
Hari ini, apakah Anda ingin juga mendengar Yesus berkata kepada Anda: “Jangan takut.” Apa yang Anda khawatirkan dalam hidup Anda? Apa yang Anda takutkan? Hidup sering memberi kita berbagai macam situasi dan keadaan yang menyebabkan kita takut. Itu mungkin penyakit. Ini bisa menjadi hubungan signifikan yang menyakitkan, bertentangan, atau kasar. Mungkin kita adalah pencemas kronis dan ini menyebabkan kecemasan besar dalam hidup kita. Ini mungkin situasi keuangan yang rapuh.
 
Hari ini, Yesus berkata kepada kita masing-masing: “Jangan takut! Biarkan Aku masuk ke "perahu"mu dan Aku akan menenangkan perairan pikiran dan hatimu. Percaya pada-Ku. Engkau tidak sendiri. Engkau tidak pernah sendirian. Aku selalu bersamamu." Akankah kita mengundang Yesus ke dalam “perahu” kehidupan kita? Ini adalah pilihan kita!

Mari kita semua melakukan yang terbaik, dengan cara apa pun yang kita bisa, untuk mendedikasikan diri kita kepada Tuhan dan untuk mewartakan kebenaran dan kasih-Nya di berbagai komunitas kita, bahkan melalui hal-hal terkecil yang kita katakan dan lakukan dalam hidup kita. Tuhan memberkati. 


CC0 public domain