April 28, 2022

Jumat, 29 April 2022 Peringatan Wajib St. Katarina dari Siena

Bacaan I: Kis 5:34-42 "Para rasul bergembira karena mereka dianggap layak menderita penghinaan oleh karena nama Yesus."

Mazmur Tanggapan: Mzm 27:1.4.13-14; Ul:4b "Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, diam di rumah Tuhan seumur hidupku."

Bait Pengantar Injil: Mat 4:4b "Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."

Bacaan Injil: Yoh 6:1-15 "Yesus membagi-bagikan roti kepada orang banyak yang duduk di situ, sebanyak mereka kehendaki."
 
warna liturgi putih
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini 
 
 Saudara-saudari terkasih, hari ini kita mendengar dalam Injil yang sudah dikenal tentang penggandaan roti dan ikan. Ketika Yesus memutuskan untuk menyeberang ke seberang Danau Galilea, banyak orang mengikutinya. Mereka telah melihat tanda-tanda yang telah dilakukan Yesus dan mereka terpesona dan tertarik. Mereka ingin tahu lebih banyak tentang Yesus.  
  
Tuhan Yesus menunjukkan kasih kepada semua orang yang berkumpul di sana selama berhari-hari, mengikuti Dia dan mendengarkan ajaran-Nya, dan menjadi lapar karena tidak ada tempat di dekat mereka untuk membeli makanan. Tetapi Tuhan memberi tahu murid-murid-Nya untuk kebutuhan orang-orang, dan hanya dengan lima roti dan dua ikan yang Dia berkati dan doakan, Dia melipatgandakan mereka semua secara ajaib dan memberi makan setiap orang dengan cukup makanan dan bahkan dengan banyak sisa. 
 
 Bicara tentang keajaiban! Bagaimana itu bisa terjadi? Ketika orang-orang melihat mujizat yang telah dilakukan Yesus, orang-orang itu percaya. Mereka berkata:  "Dia ini benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia!" Apakah Anda benar-benar percaya bahwa Yesus akan menyediakan apa yang Anda butuhkan? Apakah Anda percaya bahwa Yesus akan memuaskan rasa lapar Anda, kerinduan Anda? Ketika kita sangat membutuhkan, sulit untuk percaya bahwa kebutuhan kita akan terpenuhi. Namun, Yesus tidak akan mengecewakan kita! Akankah kita mempercayai Yesus untuk memuaskan rasa lapar kita? Tuhan Yesus mengingatkan kita semua bahwa Dia datang ke dunia ini untuk memelihara kita, dan untuk memulihkan kita ke kehidupan baru, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara rohani.
 
  Dalam bacaan pertama kita hari ini, kita mendengar dari Kisah Para Rasul saat murid-murid Tuhan ditangkap dan dibawa ke hadapan Sanhedrin, dengan banyak anggotanya ingin menganiaya dan menindas para pengikut Yesus, melarang ajaran dan kebenaran-Nya. Tuhan Yesus selalu dilihat sebagai saingan dan ancaman besar oleh banyak orang di antara anggota Sanhedrin saat itu, dan banyak dari mereka menolak untuk percaya kepada-Nya terlepas dari semua perbuatan ajaib yang telah Tuhan lakukan di hadapan mereka semua dan di hadapan orang banyak. Mereka mengeraskan hati dan pikiran mereka melawan Dia.
 
  Namun, seperti yang kita dengar dalam bacaan yang sama, seorang anggota Sanhendrin yang bijaksana bernama Gamaliel berbicara kepada seluruh Sanhedrin tentang menyerahkan segalanya kepada Tuhan dan pemeliharaan-Nya, memberikan bukti berdasarkan beberapa nabi palsu dan Mesias masa lalu yang telah mengaku sebagai Mesias namun, gagal dalam upaya-upaya mereka, karena mereka terbukti tidak lebih dari sekadar manusia biasa yang sesat, egois dan bahkan jahat, dalam keinginan mereka untuk kekuasaan dan kemuliaan duniawi, dan pekerjaan serta pengikut mereka dengan cepat menghilang dan menghilang. setelah kegagalan mereka. Oleh karena itu, Gamaliel menyatakan bahwa jika Tuhan Yesus benar-benar asli dan pekerjaan-Nya benar, dan kebenaran dan ajaran-Nya otentik, maka Sanhedrin akan segera menemukan diri mereka melawan Tuhan sendiri.
 
  Dengan ini, Sanhedrin yang diwakili oleh Gamaliel sendiri mengakui bahwa kebenaran datang dari Tuhan saja, dan memang, sebagaimana sejarah telah membuktikan bahwa sampai hari ini, saat ini sekarang kita bernafas dan hidup, Gereja masih sangat hidup. dan bersemangat, dan bahkan berkembang melampaui apa yang mungkin dapat dibayangkan oleh para Rasul, dan oleh karena itu, adalah bukti bahwa iman Kristen kita, Gereja dan kebenaran, dan segala sesuatu yang telah dilakukan Tuhan, adalah kebenaran dan satu-satunya, kebenaran Tuhan. Dan iman inilah yang masing-masing dari kita harus pegang erat-erat, saat kita menjalani hidup kita di dunia ini hari ini. Semoga kita semua menjadi saksi yang setia akan kebenaran dan Kebangkitan Tuhan kita, dan membawa Kabar Baik tentang kasih-Nya, agar semakin banyak yang datang untuk mempercayakan diri mereka kepada Tuhan, Roti Hidup, Harapan dan Juruselamat kita, melalui kita. Semoga Tuhan memberkati kita semua dalam setiap perbuatan baik dan usaha kita, sekarang dan selamanya. Amin.