Agustus 03, 2022

Kamis, 04 Agustus 2022 Peringatan Wajib St. Yohanes Maria Vianey

Bacaan I: Yer 31:31-34 "Aku akan mengikat perjanjian baru, dan takkan lagi mengingat dosa mereka."
          
Mazmur Tanggapan: Mzm 51:12-15.18-19: R:12a "Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah"

Bait Pengantar Injil: Mat 16:18 "Engkau adalah Petrus, di atas batu karang ini Aku akan mendirikan Gereja-Ku, dan alam maut tidak akan menguasainya."

Bacaan Injil: Mat 16:13-23 "Engkau adalah Petrus. dan di atas batu karang ini akan Kudirikan Gereja-Ku."

warna liturgi putih

Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
           
 Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, bacaan Kitab Suci hari ini mengingatkan kita tentang pembaruan Perjanjian kasih Tuhan dengan kita semua, umat-Nya, melalui apa yang telah Dia katakan melalui nabi Yeremia. Nabi menyebutkan tentang Tuhan yang telah menunjukkan rahmat-Nya kepada umat-Nya yang akan dikumpulkan dan diampuni-Nya, karena Dia adalah Tuhan mereka dan Dia tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.

Itulah tepatnya betapa indahnya kasih-Nya bagi kita, dan betapa besar rahmat-Nya bagi kita. Dia telah menunjukkan kepada kita semua, masing-masing dari kita hati-Nya yang luar biasa dan penuh belas kasih, selalu dipenuhi dengan cinta untuk kita dan ingin mengampuni kita dari dosa dan ketidaktaatan kita. Allah telah memberi kita kasih karunia yang besar ini tidak lain melalui Putra-Nya, Tuhan kita Yesus Kristus, yang adalah Juruselamat dan Pengharapan kita.

Dan dalam Injil hari ini, kita mendengar tentang kisah Tuhan Yesus dan para Rasul-Nya, di mana Dia bertanya kepada mereka Siapa yang mereka dengar menurut pendapat orang-orang tentang Dia. Dan mereka semua memberikan banyak jawaban, tentang para nabi dan berbagai orang suci yang diutus Tuhan ke dunia. Kemudian, Yesus bertanya lagi kepada mereka, secara pribadi, Siapa yang mereka pikir Dia sebenarnya, dan Rasul Petrus menjawab dengan keberanian dan iman, bahwa Dia adalah Putra Allah, Mesias dan Juruselamat.

Tuhan Yesus melihat iman di dalam Santo Petrus dan melalui iman itu, Dia mempercayakan kepadanya pemerintahan dan penggembalaan seluruh Gereja-Nya, sebagai dasar dari Gereja yang sama yang Dia dirikan di dunia ini. Santo Petrus dan para Rasul lainnya adalah dasar dan fondasi yang kuat dari Gereja ini di mana Tuhan menggunakan otoritas dan kuasa-Nya untuk membawa semua umat manusia menjauh dari kutukan karena dosa-dosa mereka.

Dia memberi Rasul Petrus kunci kerajaan surga, dan dengan tindakan ini, Dia memberi Gereja-Nya otoritas dan kemampuan untuk membawa jiwa-jiwa menuju keselamatan dan pembebasan dari belenggu dosa dan ketidaktaatan mereka. Dia telah memberi kita semua kewajiban dan tugas untuk membantu saudara-saudara kita semua, semua yang masih kehilangan Tuhan dan terpisah dari kasih karunia dan kasih-Nya.
 
Semoga Tuhan menyertai kita dalam perjalanan iman dan kehidupan ini, semoga Dia memberdayakan kita masing-masing untuk hidup semakin sesuai dengan kehendak-Nya, hari demi hari. Semoga Tuhan memberkati kita niat dan usaha kita, sekarang dan selamanya. Amin.
 
 
 
Pietro Perugino | Public Domain