November 09, 2022

Kamis, 10 November 2022 Peringatan St. Leo Agung, Paus dan Pujangga Gereja

Bacaan I: Flm 7-20 "Terimalah dia kembali, bukan lagi sebagai budak, melainkan sebagai saudara terkasih."
       
Mazmur Tanggapan: Mzm 146:7-8-9a.9bc-10; R: 2b "Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong."

Bait Pengantar Injil: bdk Yoh 15:5) "Akulah pokok anggur, kalian ranting-rantingnya, sabda Tuhan. Tinggallah beserta-Ku, maka Aku tinggal besertamu, dan kalian akan berbuah banyak."

Bacaan Injil: Luk 17:20-25 "Kerajaan Allah sudah ada di tengah-tengahmu."
 
warna liturgi putih
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitba atau klik tautan ini  

Injil ini dimulai dengan orang-orang Farisi bertanya kepada Yesus kapan Kerajaan Allah akan datang. Yesus menjawab, “Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah. Tidak dapat dikatakan, ‘Lihat, ia ada di sini’, atau ‘ia ada di sana’. Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah sudah ada di tengah-tengahmu.” 
 
Tuhan telah menunjukkan kepada mereka dan kita semua bahwa Kerajaan Allah bukanlah seperti yang sering dipikirkan oleh orang-orang Farisi, para ahli Taurat dan orang lain. Sebaliknya, Kerajaan Allah tidak menyamakan monarki orang Israel di masa lalu, atau semacamnya. Sebaliknya, Kerajaan Allah adalah penetapan pemerintahan Allah di dunia ini, yang sebenarnya telah terjadi ketika Tuhan Yesus datang ke dunia ini dan mendirikan Gereja-Nya. Melalui Gereja, Tuhan menjadikan Kerajaan-Nya nyata di dunia ini, dalam komunitas dan masyarakat kita sendiri, di mana pun kita berada. Dengan Perjanjian Baru-Nya, yang dimeteraikan melalui penderitaan dan kematian-Nya di kayu Salib, Dia memecahkan penghalang yang memisahkan kita dari Allah, dan karenanya membawa kita lebih dekat kepada kemuliaan dan sukacita surgawi-Nya.

Kerajaan Allah karena itu telah ada di tengah-tengah kita, di dalam Gereja dan berbagai kelompok dan komunitas kita sendiri. Apa yang kemudian harus kita sadari adalah bagaimana kita mewujudkan Kerajaan Allah ini dalam keluarga kita sendiri, dalam lingkaran teman dan kerabat kita, orang yang kita kasihi dan orang lain, bahkan di tempat kerja kita dan di tempat lain. 
 
Sayangnya kita sering melewatkan mengalami Kerajaan Allah hanya karena kita tidak mencari atau tidak terbuka untuk itu. Kita hanya mengharapkan yang biasa-biasa saja. Atau kita terlalu sibuk. Hari ini semoga kita sungguh-sungguh menjalani hidup kita dengan iman, sebagai anggota Gereja Tuhan dan sebagai bagian dari Kerajaan-Nya yang hidup dan sekarang di dunia ini, yang sudah terwujud dan nyata di tengah-tengah kita, di mana semua umat Tuhan yang setia dipenuhi dengan kasih untuk Tuhan dan satu sama lain. Tuhan memberkati. 


Credit: wideonet/istock.com