September 11, 2022

Senin, 12 September 2022 Hari Biasa Pekan XXIV

Bacaan I: 1Kor 11:17-26 "Setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang."

Mazmur Tanggapan: Mzm 40:7-8a.8b-9.10.17 "Wartakanlah wafat Tuhan, sampai Ia datang."

Bait Pengantar Injil: Yoh 3:16 "Begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Bacaan Injil: Luk 7:1-10 "Di Israel pun iman sebesar itu belum pernah Kujumpai."
 
warna liturgi hijau
  
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini

  Apakah Anda mendekati Tuhan Yesus dengan kepercayaan penuh keyakinan dan iman yang penuh pengharapan? Seorang perwira Romawi dengan berani mencari Yesus dengan permintaan yang berani. Apa yang membuatnya yakin bahwa Yesus akan menerima permintaannya dan bertindak baik kepadanya? Seperti seorang prajurit sejati, dia tahu kekuatan komando. Dan dia melihat di dalam Yesus kuasa dan belas kasihan Allah untuk menyembuhkan dan memulihkan kehidupan.

Di dunia Romawi posisi seorang perwira sangat penting. Dia adalah seorang perwira yang bertanggung jawab atas seratus tentara. Dalam arti tertentu, dia adalah tulang punggung tentara Romawi. Iman yang penuh pengharapan dan kerendahan hati mendekatkan kita kepada Tuhan Yesus Perwira yang mendekati Yesus tidak hanya berani, tetapi juga penuh iman. Dia mempertaruhkan ejekan dari teman-teman Romawinya dengan mencari bantuan dari seorang pengkhotbah Yahudi dari Galilea, serta ejekan dari orang-orang Yahudi yang membenci pendudukan Romawi atas tanah mereka. Meskipun demikian, perwira ini mendekati Yesus dengan keyakinan dan kerendahan hati. Agustinus dari Hippo (354-430 M) mencatat bahwa perwira itu menganggap dirinya tidak layak untuk menerima Tuhan ke dalam rumahnya: "Kerendahan hati adalah jalan yang pasti membawa seseorang kepada Tuhan."

Perwira ini adalah orang yang luar biasa karena dia mencintai hambanya yang sakit parah dan dia siap untuk melakukan semua yang dia bisa untuk menyelamatkan hidupnya. Perwira itu juga adalah orang beriman yang luar biasa. Ia percaya bahwa Yesus memiliki kuasa untuk menyembuhkan hamba yang dikasihinya. Yesus memuji dia karena imannya dan segera mengabulkan permintaannya.
   
Bagaimana Anda mendekati Tuhan Yesus - dengan keraguan, ketakutan, dan ketidakpercayaan? Atau dengan kepercayaan dan harapan yang yakin bahwa dia akan memberikan apa pun yang Anda butuhkan untuk mengikuti dan melayani-Nya? Serahkan kesombongan dan keraguan Anda kepadanya dan cari Dia dengan sungguh-sungguh dengan kepercayaan yang rendah hati dan iman yang penuh harapan.    
 
Marilah kita berdoa: 
Tuhan Yesus Engkau datang untuk membebaskan kami dari tirani kesombongan, ketakutan, dan pemberontakan yang berdosa. Bawalah hatiku menjadi tawanan kasih dan kebenaran-Mu yang penuh belas kasihan dan bebaskan aku untuk mencintai dan melayani-Mu selalu dengan sukacita dan percaya pada kekuatan firman-Mu yang menyelamatkan. Semoga cinta-Mu tumbuh dalam diriku sehingga aku dapat selalu berusaha untuk mencintai dan melayani orang lain dengan murah hati demi mereka sama seperti Engkau dengan murah hati menyerahkan hidup-Mu demi aku. Amin.
 
 
Credit: valokuvaus/istock.com