Oktober 19, 2022

Kamis, 20 Oktober 2022 Hari Biasa Pekan XXIX

Bacaan I: Ef 3:14-21 "Semoga kalian berakar dan beralas dalam kasih, dan dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah."
          
Mazmur Tanggapan: Mzm 33:1-2.4-5.11-12.18-19; R: 22 "Bumi penuh dengan kasih setia Tuhan."

Bait Pengantar Injil: Mat 24:42a.44 "Segala sesuatu kuanggap sebagai sampah, supaya aku memperoleh Kristus dan berada dalam Dia."

Bacaan Injil: Luk 12:49-53 "Aku datang bukannya membawa damai, melainkan pertentangan."
 
warna liturgi hijau
       
 Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
 
Injil hari ini tidak mudah untuk dimengerti. Yesus berbicara tentang “membakar bumi” dan Ia ingin bumi menjadi panas dan menyala-nyala. Dia juga berbicara tentang penderitaan dan rasa sakit dan bahwa Dia mengantisipasi "pembaptisan" yang ada di depannya.

Yesus berbicara tentang keluarga yang akan terbagi: ayah melawan anak laki-laki, ibu melawan anak perempuan, tetangga yang berselisih satu sama lain. Terlalu sering kita mengalami perpecahan ini dalam keluarga kita sendiri, komunitas lokal kita, gereja kita, dan dunia kita. Akankah kita menjadi satu komunitas manusia yang bersatu?

Sejenak, bayangkan bagaimana dunia kita akan berbeda jika kita semua di muka bumi ini bersatu? Tidak ada lagi perang, tidak ada lagi kebencian, tidak ada lagi kekerasan. Dalam menghadapi kekerasan, kebencian, ketakutan, dan perang yang merajalela, sangat menggoda untuk menyerah pada dunia kita. Namun tanpa harapan kita tersesat! Tanpa harapan kita putus asa!

Hari ini semoga kita menjadi mercusuar harapan dan iman bagi keluarga, lingkungan, gereja, negara, dan dunia kita. Jika kita bergabung bersama dalam upaya ini, kita mungkin akan terkejut dengan dampaknya terhadap keluarga, lingkungan, dan bahkan dunia kita!
   
Marilah kita semua berusaha untuk menjadi murid Tuhan yang baik dan setia, layak dan berkomitmen serta menjadi teladan dan inspirasi yang baik bagi satu sama lain. Semoga Tuhan terus memberkati kita semua dalam segala hal dan membantu kita dalam perjalanan iman kita sepanjang hidup. Semoga Tuhan menguatkan kita dan memberdayakan kita untuk tetap tabah meskipun menghadapi tantangan, cobaan dan perjuangan kita. Amin. 

iklan