| Halaman Depan | Bacaan Sepekan | Renungan Pagi| Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Juli 07, 2024

Senin, 08 Juli 2024 Hari Biasa Pekan XIV

Diocese of Siouxfall
Bacaan I: Hos 2:13.14b-15.18-19 "Aku akan menjadikan dikau istriku untuk selama-lamanya."

Mazmur Tanggapan: Mzm 145:2-3.4-5.6-7.8-9 "Tuhan itu pengasih dan penyayang."

Bait Pengantar Injil: 2Tim 1:10b "Penebus kita Yesus Kristus telah membinasakan maut dan menerangi hidup dengan Injil."

Bacaan Injil: Mat 9:18-26 "Anakku baru saja meninggal; tetapi datanglah, maka ia akan hidup." 
 
warna liturgi hijau 
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini


Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, pada hari ini kita mendengarkan pesan-pesan pengharapan yang disebutkan dalam Kitab Suci, baik dari nabi Hosea dalam Perjanjian Lama, maupun dari ayat Injil yang menunjukkan kepada kita kesembuhan wanita yang menderita pendarahan atau pendarahan dan menghidupkan kembali putri pejabat sinagoga yang telah meninggal oleh Tuhan Yesus.

Dalam bacaan pertama, Nabi Hosea berbicara dalam konteks saat itu, ketika Kerajaan Israel di utara, kepada siapa ia diutus oleh Allah, diserang oleh musuh-musuhnya dan berada di ambang kehancuran dan pemusnahan. Dan orang-orang yang tinggal di sana tidak punya apa-apa lagi untuk diandalkan, karena berhala-berhala dan dewa-dewa kafir mereka tidak melakukan apa pun untuk membantu mereka, karena semua itu hanyalah buatan tangan manusia, dan tidak ada kekuatan duniawi yang dapat membantu mereka.

Namun Tuhan berjanji kepada umat-Nya melalui nabi-Nya Hosea, bahwa jika saja mereka mau berpaling dari cara-cara mereka yang penuh dosa dan bertobat dengan sungguh-sungguh dari kejahatan dan ketidaktaatan tersebut, maka mereka akan sekali lagi menjadi umat-Nya dan menerima kepenuhan perlindungan, dan kasih-Nya seperti yang pernah mereka dapatkan sebelumnya. Pada akhirnya, Tuhan mengasihi kita semua, dan Dia sama sekali tidak ingin melihat kita dihancurkan.


Oleh karena itu, dalam bacaan Injil hari ini, Dia menunjukkan belas kasihan kepada perempuan tua yang menderita pendarahan. Dia merasa kasihan padanya, dan melihat imannya yang besar, serta ketekunan dan keberanian yang dia kumpulkan, terlepas dari bahaya yang mungkin dia harus hadapi untuk datang kepada Tuhan Yesus, dan keraguan serta ketakutan di hatinya. Dia memiliki iman dan percaya kepada Tuhan sementara banyak rekan senegaranya tidak memiliki iman yang sama.

Demikian pula, ketika banyak orang menertawakan Tuhan Yesus dan mengejek-Nya ketika Dia mengatakan bahwa gadis kecil itu, putri kepala rumah ibadat, hanya tertidur, Yairus, pejabat itu, tetap setia dan percaya pada kemampuan Tuhan untuk membesarkan putrinya, bahkan ketika dia kembali. dari kematian. Memang benar, seperti yang telah kita dengar dari Injil, Tuhan Yesus memang menghidupkan kembali putrinya, dan janji Tuhan kepada umat-Nya ditegakkan.

Saudara-saudara seiman dalam Kristus, dalam semua ini, kita dapat dengan mudah menyaksikan bagaimana kita sebagai umat manusia mempunyai kemampuan untuk ragu dan juga untuk setia. Kita telah diberi kebebasan berkehendak dan hikmat oleh Tuhan, untuk menimbang dengan hati-hati dan mengambil keputusan, apakah kita ingin mengikuti-Nya dan mengasihi-Nya, atau apakah kita lebih memilih berjalan di jalan kita sendiri dan menjauhkan diri dari-Nya.

Oleh karena itu, apakah kita mengambil langkah nyata yang diperlukan untuk mencari Tuhan dan menemukan kesembuhan, belas kasihan, dan pengampunan-Nya? Ingatlah, saudara dan saudari seiman dalam Kristus, bahwa kita masing-masing harus mengambil keputusan dalam hidup kita, dan sebelum terlambat, marilah kita semua dengan sepenuh hati dan tulus menghadapkan diri kita kepada Tuhan, mengikuti teladan perempuan yang menderita penyakit ini dan kepala rumah ibadat.
 
Semoga Tuhan menyertai kita, dan semoga Dia terus membimbing kita menuju Dia, sehingga kita dapat merangkul Dia sepenuhnya dan terus bertumbuh lebih dekat dalam hubungan kita dengan-Nya. Mari kita selalu mengingat kasih Tuhan dan pemeliharaan-Nya yang kekal, setiap saat dalam hidup kita. Semoga Tuhan memberkati kita semua. Amin.

lumenchristi.id 2023 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.