Bacaan I: Ul 7:6-11 "Kamulah yang dipilih dan dikasihi Tuhan!"
Mazmur Tanggapan: Mzm 103:1-2.3-4.6-7.8.10;R:17 "Kekal abadilah kasih setia Tuhan atas orang-orang yang takwa kepada-Nya."
Bacaan II: 1Yoh 4:7-16 "Allah mengasihi kamu."
Bait Pengantar Injil: Mat 11:29ab "Pikullah kuk yang Kupasang, dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati."
Bacaan Injil: Mat 11:25-30 "Aku lemah lembut dan rendah hati."
Mazmur Tanggapan: Mzm 103:1-2.3-4.6-7.8.10;R:17 "Kekal abadilah kasih setia Tuhan atas orang-orang yang takwa kepada-Nya."
Bacaan II: 1Yoh 4:7-16 "Allah mengasihi kamu."
Bait Pengantar Injil: Mat 11:29ab "Pikullah kuk yang Kupasang, dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati."
Bacaan Injil: Mat 11:25-30 "Aku lemah lembut dan rendah hati."
warna liturgi putih
Pada Misa Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus Madah Kemuliaan (Gloria) dan Syahadat (Credo) diucapkan/dinyanyikan
Karena bagi sebagian besar dari kita sebagai anak-anak, kita mengingat gambar-gambar atau Patung Hati Kudus Yesus. Semua orang kebanyakan memilikinya di rumah. Dan sebagai anak kecil, hal yang dulu membuat kita bertanya-tanya adalah bagaimana, di mana pun kita berada di ruangan itu, Yesus menatap langsung ke arah kita. Jadi, kita akan melihat, kita melihat ke satu sisi ruangan. Kita berlari melintasi ruangan, Dia menatap kita di sana. Kita berlari kembali melintasi sisi lain ruangan, Dia menatap kita di sana. Dan terutama di Kapel Sekolah. Di sana ada 55 anak laki-laki di kelas. Satu biarawati. Kita bisa berhitung secara mental, tanpa mesin. Itu sudah cukup menggambarkan segalanya. Tapi di sana kita semua berada. Dan di mana pun kita berada di ruangan itu, Yesus menatap langsung ke arah kita.
Sekarang kita bisa melihat itu dengan dua cara. Entah Yesus menatap kita untuk menangkap kita. Atau Yesus memperhatikan kita. Dan itulah Hari Raya Hati Yesus Yang Mahakudus. Bahwa Yesus memperhatikan setiap kita. Dia melihat kita apa adanya. Dia mengasihi kita semua dengan cara yang sama. Dan karena itu kita tahu
bahwa kita selalu berada di bawah pengawasan-Nya. Dan itu berarti kita
perlu memandang orang lain dengan mata-Nya.
Doa Umat
Sebagai satu keluarga dalam iman, marilah kita membawa segala kebutuhan kita kepada Bapa.
Kita berdoa bagi para pemimpin Gereja: Semoga Allah Bapa memberkati para pemimpin Gereja-Nya agar menunaikan tugas pelayanan mereka dengan rendah hati seturut teladan Kristus. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Pada hari pengudusan para imam ini, marilah kita berdoa untuk semua imam, terutama Bapa Suci kita Paus Leo XIV, Uskup..... kita........, dan semua orang yang melayani tanpa pamrih di Gereja. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Pada pesta Hati Kudus Yesus ini, kita berdoa secara khusus untuk mereka yang merasa bahwa Allah tidak atau tidak dapat mengasihi mereka. Semoga mereka dapat menyadari bahwa kasih Allah terulurkan kepada mereka, memanggil mereka pulang. Marilah kita berdoa
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Kita berdoa untuk semua keluarga, semoga mereka dapat mengenali kasih Allah dan kasih mereka satu sama lain. Marilah kita berdoa:
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Tuhan Allah, kami bersyukur kepada-Mu atas karunia kasih-Mu. Bantulah kami untuk mengenali kasih itu saat kami membagikannya satu sama lain. Dengarkan kebutuhan kami dan kabulkanlah jika sesuai dengan kehendak-Mu, karena kami memohonnya dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.




