Bacaan I: Kis 11:21b-26;13:1-3 "Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman"
Mazmur Tanggapan: Mzm 98:1.2-3ab.3c-4.5-6 "Tuhan telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa."
Bait Pengantar Injil: Mat 28:19-20 "Pergilah, ajarlah segala bangsa, sabda Tuhan. Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman."
Bacaan Injil: Mat 10:7-13 "Kamu telah menerima dengan cuma-cuma; karena itu berilah dengan cuma-cuma pula."
warna liturgi merah
warna liturgi merah
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Santo
Barnabas bukanlah salah satu dari dua belas Rasul yang dipilih oleh
Yesus. Namun dalam Kisah Para Rasul 14:14, ia, bersama dengan Santo
Paulus, disebut rasul, karena mereka diutus oleh Gereja untuk sebuah
misi dan untuk memberitakan atau menyampaikan sebuah pesan. Namun,
disebut rasul memang merupakan hak istimewa yang besar bagi Santo
Barnabas, mengingat fakta bahwa ia adalah salah satu orang pertama yang
bertobat menjadi Kristen. Dan memang, ia memenuhi panggilannya sebagai
rasul. Ia dan Santo Paulus melakukan perjalanan misionaris bersama dan
membela orang-orang non-Yahudi yang bertobat dari faksi yang bersikeras
pada sunat. Kita juga mendengar dari bacaan pertama bahwa mereka juga
memperoleh orang-orang yang bertobat di Antiokhia, dan di sanalah para
murid pertama kali disebut "Kristen". Ia juga berpartisipasi dalam
Konsili Yerusalem, Konsili pertama, yang membahas status orang-orang
non-Yahudi yang bertobat dan merumuskan praktik keagamaan yang
dibutuhkan bagi mereka. Jadi Santo Barnabas adalah tokoh besar
penginjilan di Gereja perdana.
Namun bacaan pertama menggambarkan sifat-sifat sederhana namun penting dalam dirinya—karena ia adalah orang baik, dipenuhi Roh Kudus dan iman. Bagi kita yang dipanggil oleh Allah untuk menjadi umat-Nya, marilah kita mengenali kebaikan yang telah Allah ciptakan dalam diri kita. Marilah kita juga memohon agar dipenuhi Roh Kudus dan iman sehingga seperti Santo Barnabas, kita pun akan menjadi alat bagi pekerjaan besar yang Allah ingin kita lakukan.
Namun bacaan pertama menggambarkan sifat-sifat sederhana namun penting dalam dirinya—karena ia adalah orang baik, dipenuhi Roh Kudus dan iman. Bagi kita yang dipanggil oleh Allah untuk menjadi umat-Nya, marilah kita mengenali kebaikan yang telah Allah ciptakan dalam diri kita. Marilah kita juga memohon agar dipenuhi Roh Kudus dan iman sehingga seperti Santo Barnabas, kita pun akan menjadi alat bagi pekerjaan besar yang Allah ingin kita lakukan.




