Bacaan I: Yes 61:9-11 “Keturunan umat-Ku akan terkenal di antara para bangsa, dan anak cucu mereka di tengah-tengah suku-suku bangsa."
Kidung Tanggapan: 1Sam 2:1.4-5.6-7.8abcd "Hatiku bersukaria karena Tuhan, Juru Selamatku."
Bait Pengantar Injil: Luk 2:19 "Maria menyimpan segala perkara itu dalam hati dan merenungkannya."
Bacaan Injil: Luk 2:41-51 "Yesus pada umur dua belas tahun dalam Bait Allah."
Kidung Tanggapan: 1Sam 2:1.4-5.6-7.8abcd "Hatiku bersukaria karena Tuhan, Juru Selamatku."
Bait Pengantar Injil: Luk 2:19 "Maria menyimpan segala perkara itu dalam hati dan merenungkannya."
Bacaan Injil: Luk 2:41-51 "Yesus pada umur dua belas tahun dalam Bait Allah."
warna liturgi putih
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab Deuterokanonika atau klik tautan ini
Hati seorang ibu adalah hati yang begitu penuh kasih dan pengertian, namun juga begitu misterius. Kita mungkin berpikir bahwa kita memahami ibu kita, tetapi mereka sebenarnya tahu lebih banyak tentang kita daripada yang dapat kita bayangkan. Bagaimanapun, kita dikandung dalam rahim ibu kita, dan karenanya kita adalah bagian dari mereka dan tidak ada yang dapat menghapus hubungan ibu-anak ini. Dan dapat dikatakan bahwa tidak ada yang dapat memisahkan seorang ibu dari anaknya. Ikatan seorang ibu dengan anaknya adalah sesuatu yang melampaui logika dan penjelasan.
Dalam peringatan Hati Tersuci Santa Perawan Maria hari ini, bacaan Injil memberi kita refleksi yang baik tentang hati Maria. Maria menegaskan bahwa Yesus memiliki pendidikan agama dan itulah sebabnya dia dan Yusuf membawa Yesus ke Yerusalem untuk perayaan Paskah. Maria memiliki hati untuk Tuhan dan dia ingin Yesus memiliki apa yang paling dia hargai - hati untuk Tuhan. Ketika Maria dan Yusuf kehilangan kontak dengan Yesus, Maria akan merasakan kekosongan itu paling dalam. Namun, ketika mereka menemukan Yesus, Maria seperti ibu pada umumnya yang menegur putranya. Itulah yang membuatnya begitu dikasihi dan dimengerti. Namun, ketika ia tidak memahami jawaban Yesus, ia tetap diam dan menyimpannya dalam hatinya. Maria tahu bagaimana menanggapi misteri itu.
Semoga kita juga memiliki hati seperti Maria, yang dikasihi dan dimengerti oleh orang lain. Semoga hati kita juga terbuka terhadap misteri dan menyimpan serta merenungkan dalam hati kita apa yang tidak dapat kita pahami dengan segera.
Dalam peringatan Hati Tersuci Santa Perawan Maria hari ini, bacaan Injil memberi kita refleksi yang baik tentang hati Maria. Maria menegaskan bahwa Yesus memiliki pendidikan agama dan itulah sebabnya dia dan Yusuf membawa Yesus ke Yerusalem untuk perayaan Paskah. Maria memiliki hati untuk Tuhan dan dia ingin Yesus memiliki apa yang paling dia hargai - hati untuk Tuhan. Ketika Maria dan Yusuf kehilangan kontak dengan Yesus, Maria akan merasakan kekosongan itu paling dalam. Namun, ketika mereka menemukan Yesus, Maria seperti ibu pada umumnya yang menegur putranya. Itulah yang membuatnya begitu dikasihi dan dimengerti. Namun, ketika ia tidak memahami jawaban Yesus, ia tetap diam dan menyimpannya dalam hatinya. Maria tahu bagaimana menanggapi misteri itu.
Semoga kita juga memiliki hati seperti Maria, yang dikasihi dan dimengerti oleh orang lain. Semoga hati kita juga terbuka terhadap misteri dan menyimpan serta merenungkan dalam hati kita apa yang tidak dapat kita pahami dengan segera.
Doa Umat
Marilah kita memohon kepada Allah Bapa kita di surga untuk membantu kita dalam segala kebutuhan kita.
Bagi Gereja di seluruh dunia: Semoga Bapa berkenan menjadikan Gereja sebagai mercusuar harapan bagi semua orang. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi semua yang dipercayakan dengan kebaikan bersama, semoga Roh Kudus menjadi penuntun mereka saat mereka berusaha untuk tetap setia dalam memenuhi tugas-tugas mereka. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi semua yang mengalami isolasi atau kesepian, semoga mereka menemukan penghiburan dan sukacita melalui karya Roh Kudus. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi komunitas iman kita yang berkumpul di begitu banyak tempat dalam Misa Kudus ini di ......., semoga Bapa membantu kita untuk selalu mewartakan Injil dengan tekun dan sukacita. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi mereka yang telah meninggal, terutama bagi jiwa ......, semoga mereka dapat ambil bagian dalam kehidupan kekal di surga bersama semua malaikat dan orang kudus.
Marilah kita berdoa.
Marilah kita berdoa.
Ya Allah yang Maha Pengasih, dengarkanlah doa-doa yang kami panjatkan hari ini, dan dalam belas kasih-Mu, kabulkanlah doa-doa itu sesuai dengan kehendak ilahi-Mu. Ini kami mohon dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
Amin.




