Bacaan I: 1Raj 17:7-16 "Tempat tepungnya tak pernah kosong sesuai dengan sabda Tuhan yang diucapkan Nabi Elia."
Mazmur Tanggapan: Mzm 4:2-3.4-5.7-8 "Biarlah cahaya wajah-Mu menyinari kami, ya Tuhan."
Bait Pengantar Injil: Mat 5:16 "Hendaknya cahayamu bersinar di depan orang, agar mereka melihat perbuatanmu yang baik, dan memuji Bapa-Mu di surga."
Bacaan Injil: Mat 5:13-16 "Kamu adalah garam dunia”
Mazmur Tanggapan: Mzm 4:2-3.4-5.7-8 "Biarlah cahaya wajah-Mu menyinari kami, ya Tuhan."
Bait Pengantar Injil: Mat 5:16 "Hendaknya cahayamu bersinar di depan orang, agar mereka melihat perbuatanmu yang baik, dan memuji Bapa-Mu di surga."
Bacaan Injil: Mat 5:13-16 "Kamu adalah garam dunia”
warna liturgi hijau
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Ketika dunia dilanda masa-masa sulit, akibatnya akan semakin banyak orang yang terjerumus ke dalam kesulitan keuangan. Jadi, jumlah orang miskin dan membutuhkan mulai membengkak, mereka yang dahulunya berada dalam status ekonomi kelas menengah kini menjadi jatuh miskin dan mereka yang sebelumnya hidup tepat di atas garis kemiskinan kini mendapati diri mereka memiliki lebih banyak teman sekaligus "pesaing". Dan mereka yang biasanya cukup dermawan kepada orang miskin dan membutuhkan mungkin mendapati diri mereka menghadapi semacam kelelahan dalam beramal. Dengan semakin banyaknya seruan untuk membantu orang miskin dan membutuhkan serta menyumbang untuk amal, orang-orang yang biasanya dermawan mulai merasa bahwa mereka tidak mampu lagi menyumbang. Janda dalam bacaan pertama mungkin memiliki pikiran-pikiran ini ketika Elia meminta makanan kepadanya. Ia dan putranya hendak makan terakhir mereka, tetapi ia masih memiliki sedikit amal yang harus dilakukan seperti yang diperintahkan Elia, dan kemudian tentu saja, sebuah mukjizat muncul dari sedikit amal tersebut.
Dalam Injil, Yesus memberi tahu kita bahwa kita adalah garam dunia dan terang dunia. Sebagai garam dan terang, kita adalah mukjizat hidup dari kasih Allah karena Allah menciptakan kita dengan kasih. Marilah kita berbagi apa pun yang sedikit kita miliki, dan percaya bahwa Allah akan melakukan mukjizat hanya dengan sedikit kasih dari kita.
Doa Umat
Saudara-saudariku, dengan percaya bahwa Tuhan memperhatikan kita seperti Tuhan memperhatikan kebutuhan Elia, kita dengan yakin menyampaikan permohonan ini kepada Tuhan kita hari ini.
Bagi para pemimpin Gereja, semoga Roh Kudus terus memenuhi mereka dengan hadirat-Nya saat mereka membimbing Gereja untuk menjadi garam dan terang bagi dunia, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi para pemimpin masyarakat, semoga Tuhan membimbing mereka dalam memberlakukan kebijakan yang melindungi mereka yang paling rentan. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi para korban bencana alam, secara khusus bagi para korban bencana gempa bumi dan tsunami di Mindanao dan Sulawesi: Semoga Bapa melindungi mereka yang karena keadaan terpaksa mengungsi. Semoga para korban yang meninggal Kau terima dalam Kerajaan Surga. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi anggota keluarga yang terasing satu sama lain, semoga Kristus, yang menawarkan kedamaian bagi dunia, menguatkan mereka saat mereka mencari rekonsiliasi, marilah kita berdoa.
Bagi kita semua yang berkumpul di sini pagi ini, semoga Tuhan membantu kita bertumbuh dalam iman dan kasih kita kepada-Nya, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Dan bagi semua orang beriman yang telah meninggal, semoga mereka disambut ke dalam terang kekal Kristus, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Ya Allah yang mahakuasa dan kekal, dengarkanlah doa-doa ini, yang kami persembahkan kepada-Mu hari ini, dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.




