| Halaman Depan | Bacaan Sepekan | Renungan Pagi| Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Mei 21, 2024

Rabu, 22 Mei 2024 Hari Biasa Pekan VII

Bacaan I: Yak 4:13-17 "Jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa."

Mazmur Tanggapan: Mzm 49:2-3.6-7.8-10.11 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, sebab merekalah yang empunya Kerajaan Surga."

Bait Pengantar Injil: Yoh 14:6 "Akulah jalan, kebenaran dan kehidupan, sabda Tuhan. Tiada orang sampai kepada Bapa, tanpa melalui Aku."

Bacaan Injil: Mrk 9:38-40  "Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita. Jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah."
 
warna liturgi hijau
 
Bacaan Kitab Suci silakan buka Alkitab atau klik tautan ini 
 
Credit: valokuvaus/istock.com
 Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, hari ini kita semua merenungkan firman Kitab Suci kita semua diingatkan bahwa sebagai umat Kristiani, kita harus selalu berusaha untuk menempatkan iman dan kepercayaan kita kepada Tuhan di atas segalanya, dan kita tidak boleh membiarkan diri kita terombang-ambing atau terganggu oleh banyaknya godaan kemuliaan, ambisi dan keinginan duniawi, yang kesemuanya dapat menyesatkan kita dan menjauhkan kita dari jalan kebenaran dan kasih karunia Allah. Jika kita membiarkan diri kita terpengaruh oleh godaan-godaan tersebut, kita mungkin akan terjerumus ke dalam jalur kutukan dan kehancuran kekal.

Dalam bacaan pertama kita hari ini, kita mendengar kata-kata dari Rasul St. Yakobus dalam nasihatnya kepada umat Allah yang beriman, dimana ia mengatakan kepada mereka semua bahwa mereka tidak boleh terlalu sibuk mengkhawatirkan dan mempersiapkan rencana mereka di dunia, dengan segala kesibukannya dan segala kesibukan yang mereka laksanakan untuk mempersiapkan hari esok, minggu depan, bulan depan, dan bahkan beberapa tahun ke depan. Semua hal ini dapat menghalangi kita untuk benar-benar mengikuti Tuhan dengan setia dan sepenuh hati, karena hal-hal ini mungkin akan menyeret kita ke jalur mengejar ambisi, ketenaran, dan kemuliaan duniawi.

Ketika kita terlalu fokus pada kehidupan kita di dunia ini dan keinginan kita akan segala macam barang dan hal-hal duniawi, perhatian kita akan mudah teralihkan dan meninggalkan iman kita kepada Tuhan, karena pada akhirnya kita akan lebih menaruh kepercayaan pada hal-hal tersebut. hal-hal duniawi dan keterikatan yang kita miliki, seperti uang, kekayaan, harta benda, kesenangan duniawi, kemuliaan, ketenaran dan banyak hal lainnya. Sepanjang sejarah, telah terbukti bahwa banyak orang di dalam Gereja dan di antara umat beriman jatuh ke jalan kejahatan karena mereka menyerah pada godaan-godaan tersebut, bahkan mereka yang berkedudukan tinggi di dalam Gereja, dirusak oleh keinginan dan godaan duniawi.

Kemudian, dalam bacaan Injil kita hari ini, kita mendengar dari Injil St. Markus yang menceritakan suatu peristiwa ketika Tuhan Yesus dan kelompok-Nya bertemu dengan seseorang yang mengusir setan dengan menggunakan nama-Nya. Hal yang penting dari peristiwa ini adalah bahwa Tuhan Yesus memperjelas bahwa keselamatan benar-benar dimaksudkan untuk semua orang, bahkan jika bukan mereka yang tergabung dalam kelompok tersebut, karena mungkin ada kasus dan kejadian ketika ada orang yang bukan karena kesalahan atau tindakan yang disengaja, tidak sepenuhnya termasuk dalam kelompok pengikut Tuhan. Saat itu, murid-murid Tuhan pasti cemburu dan tidak mau membiarkan orang lain memiliki karunia, kemampuan, dan kesempatan yang sama untuk melakukan apa yang telah dipercayakan kepada mereka. Intinya, sikap dan tindakan para murid didasarkan pada keinginan duniawi dan kecemburuan, dan itu salah.

Oleh karena itu, ini merupakan pengingat bagi kita semua bahwa kita tidak boleh membiarkan segala macam godaan duniawi, ego dan kesombongan kita, keinginan kita akan kesenangan dan hal-hal duniawi mempengaruhi keputusan kita dan mengganggu jalan kita menuju Tuhan. Kita harus selalu tegas dalam upaya kita melawan godaan dan tekanan yang biasanya selalu ada di sekitar kita, sehingga kita dapat terus berjalan dengan setia di jalan Tuhan dan menjadi pembawa kebenaran dan Kabar Baik Tuhan yang layak dan selalu setia sepanjang waktu. Melalui kehidupan dan teladan kita, kita harus selalu berusaha untuk mewartakan Tuhan kepada setiap orang yang kita jumpai dalam perjalanan hidup kita.
 

lumenchristi.id 2023 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.