| Halaman Depan | Bacaan Sepekan | Renungan Pagi| Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Mei 20, 2024

Selasa, 21 Mei 2024 Hari Biasa Pekan VII

Bacaan I: Yak 4:1-10 "Tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!"
 
Mazmur Tanggapan:  Mzm 55:7-8, 9-10a, 10b-11a, 23 "Serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan, maka Ia akan memelihara engkau!"
 
Bait Pengantar Injil: Gal 6:14 "Tiada yang kubanggakan, selain salib Tuhan. Karenanya dunia tersalib bagiku dan aku bagi dunia."
 
Bacaan Injil: Mrk 9:30-37 “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia. Tetapi tiga hari setelah dibunuh, Ia akan bangkit.”
   

     warna liturgi hijau

Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini 
 
Siouxfall Diocese
 Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, hari ini ketika kita memulai perjalanan iman memasuki masa biasa, kita harus mengingatkan diri kita sendiri bahwa setiap orang kita sebagai umat Kristiani telah dipanggil untuk menjadi teladan dan inspirasi yang baik bagi satu sama lain, dalam cara kita menjalani hidup dan dalam apa yang kita katakan dan lakukan, dalam cara kita berinteraksi satu sama lain di komunitas dan tempat kita masing-masing, sehingga dengan cara kita hidup kita, tindakan kita, perkataan dan perbuatan kita, semoga kita benar-benar menunjukkan bahwa kita benar-benar milik Tuhan, setiap saat.

Dalam bacaan pertama kita hari ini, kita mendengar dari Surat Rasul Yakobus dimana Rasul Yakobus dalam nasehatnya mengingatkan mereka semua bahwa sebagai umat Kristiani hendaknya selalu ingat bahwa mereka harus selalu menjalani kehidupan yang berpusat pada Tuhan, dan mereka tidak boleh membiarkan diri mereka terombang-ambing oleh hasrat, godaan, pertengkaran dan konflik-konflik dunia, yang mana banyak umat beriman pada saat itu menjadi korbannya, sehingga menyebabkan para Rasul seperti St. Yakobus, St. Paulus dan yang lainnya berduka atas betapa buruknya mereka, saudara-saudari Kristen saling bertengkar karena ambisi dan masalah duniawi, yang seharusnya tidak mereka lakukan.

St Yakobus mengingatkan umat beriman agar tidak mengikuti jalan daging dan dunia, karena motif, ambisi dan keinginan mereka yang salah adalah batu sandungan yang dapat menghalangi mereka mencapai kebenaran sejati di dalam Tuhan dan bukan hanya itu saja, pertengkaran dan pertikaian mereka juga tidak pantas bagi mereka sebagai umat Kristiani, yang seharusnya dipenuhi dengan kasih Allah, sebagaimana Kristus telah mengajarkan mereka semua untuk saling mengasihi dengan murah hati dan lembut, dan tidak saling bermusuhan atas hal-hal duniawi, keterikatan dan keinginan seperti yang mereka lakukan pada saat itu.

St Yakobus juga mengingatkan umat beriman untuk menjauhkan diri dari segala macam hal yang keji, ketidakmurnian dan kerusakan dunia, dari segala macam keterikatan dan ambisi yang jahat, berbagai godaan yang dapat menyebabkan mereka semakin terjerumus ke dalam dosa dan menimbulkan skandal bagi Gereja dan iman mereka, menodai nama Tuhan yang baik dan kudus dalam usaha mereka mengejar kemuliaan dan prestasi duniawi. Itulah sebabnya St Yakobus mengingatkan umat beriman, termasuk kita semua, untuk menolak godaan kemuliaan dan ambisi duniawi, untuk mengendalikan ego, kesombongan dan keinginan kita, dan untuk selalu rendah hati.
 
Semoga Tuhan terus membantu dan memperkuat iman kita, dan semoga Dia membantu kita untuk berjalan lebih setia di jalan-Nya, menjalani hidup kita dengan kasih yang tulus dan kepedulian terhadap sesama saudara dan saudari kita, bukan mencari kemuliaan, kekuasaan, ketenaran duniawi, kekayaan dan ambisi, namun sebaliknya berusaha melakukan yang terbaik yang kita bisa untuk memimpin orang lain ke jalan Tuhan, untuk mewartakan kebenaran dan Kabar Baik-Nya kepada semakin banyak orang yang kita temui dalam kehidupan kita masing-masing. Semoga Tuhan memberkati kita semua dalam segala niat dan upaya baik kita. Amin.

lumenchristi.id 2023 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.