Bacaan I: 2Raj 4:8-11, 14-16a "Orang itu adalah abdi Allah yang kudus; biarlah ia masuk ke sana."
Mazmur Tanggapan: Mzm 89:2-3.16-17.18-19 "Aku hendak menyanyikan kasih setia Tuhan untuk selama-lamanya."
Bacaan II: Rom 6:3-4, 8-11 "Kita telah dikuburkan bersama Kristus oleh pembaptisan supaya kita hidup dalam hidup yang baru."
Bait Pengantar Injil: 1Pet 2:9 "Kamulah bangsa yang terpilih, kaum imam yang rajawi dan bangsa yang kudus. Kamu harus memaklumkan perbuatan-perbuatan agung Allah yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan masuk ke dalam terang-Nya yang menakjubkan."
Bacaan Injil: Mat 10:37-42 "Barangsiapa tidak memikul salibnya, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku."
Mazmur Tanggapan: Mzm 89:2-3.16-17.18-19 "Aku hendak menyanyikan kasih setia Tuhan untuk selama-lamanya."
Bacaan II: Rom 6:3-4, 8-11 "Kita telah dikuburkan bersama Kristus oleh pembaptisan supaya kita hidup dalam hidup yang baru."
Bait Pengantar Injil: 1Pet 2:9 "Kamulah bangsa yang terpilih, kaum imam yang rajawi dan bangsa yang kudus. Kamu harus memaklumkan perbuatan-perbuatan agung Allah yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan masuk ke dalam terang-Nya yang menakjubkan."
Bacaan Injil: Mat 10:37-42 "Barangsiapa tidak memikul salibnya, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku."
warna liturgi hijau
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab Deuterokanonika atau klik tautan ini
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab Deuterokanonika atau klik tautan ini
Sabda Injil hari ini, "Barangsiapa mengasihi bapa dan ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Dan barangsiapa mengasihi putranya atau putrinya lebih daripada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku." itu agak membingungkan kita, bukan? Itu tidak sepenuhnya benar. Apa maksudnya saya harus mengasihi Tuhan lebih dari orang tua saya? Apa maksudnya? Saya pikir jika saya mengasihi orang tua saya, itu adalah cerminan kasih Tuhan, dan memang demikian. Kita semua kita diciptakan menurut gambar Allah. Melihat sekeliling, beberapa dari kita cukup tua untuk mengingat menghafal itu, dan tidak ada yang salah dengan itu. Siapa yang menciptakan saya? Allah yang menciptakan saya. Tuhan menciptakan saya menurut gambar dan rupa-Nya. Nah, apa artinya itu? Kita semua akan terlihat sama dan hidup akan sangat membosankan. Diciptakan menurut gambar Allah berarti Allah memungkinkan kita untuk mengasihi, tetapi bukan kasih yang didasarkan pada perasaan hangat dan nyaman, bukan kasih yang menganggap segalanya selalu bahagia, bukan apa yang terkadang dikatakan dunia sebagai kasih, yaitu penggunaan egois terhadap orang lain. Tidak, mengasihi berarti menyadari bahwa kebaikan Allah ada di dalam setiap orang. Kasih dan kebaikan Allah itu ada di dalam setiap orang, dan kita dipanggil untuk membiarkannya bersinar, membiarkannya keluar, menghidupkannya untuk orang lain, mengenalinya dalam diri orang lain, dan memupuknya dalam diri kita semua. Ini berarti menyadari bahwa ini bukan tentang saya, ini tentang Allah dan satu sama lain. Bersyukurlah kepada Tuhan bahwa kita hidup menurut gambar-Nya.




