Bacaan I: Kis 12:1-11 "Sekarang benar-benar tahulah aku bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes."
Mazmur Tanggapan: Mzm 34:2-3.4-5.6-7.8-9 "Tuhan telah melepaskan daku dari segala kegentaranku."
Bacaan II: 2Tim 4:6-8.17-18 "Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran."
Bait Pengantar Injil: Mat 16:18 "Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini akan Kudirikan Gereja-Ku, dan alam maut tidak akan menguasainya."
Bacaan Injil: Mat 16:13-19 "Engkau adalah Petrus, kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga."
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Mazmur Tanggapan: Mzm 34:2-3.4-5.6-7.8-9 "Tuhan telah melepaskan daku dari segala kegentaranku."
Bacaan II: 2Tim 4:6-8.17-18 "Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran."
Bait Pengantar Injil: Mat 16:18 "Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini akan Kudirikan Gereja-Ku, dan alam maut tidak akan menguasainya."
Bacaan Injil: Mat 16:13-19 "Engkau adalah Petrus, kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga."
warna liturgi merah
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
![]() |
| Public Domain |
Hari Raya Santo Petrus dan Paulus adalah perayaan liturgi untuk menghormati kemartiran kedua santo besar ini di Roma. Perayaan ini berasal dari zaman kuno, dan dirayakan pada tanggal ini karena menandai peringatan kematian mereka atau pemindahan relik mereka. Namun ketika kita membaca Kitab Kisah Para Rasul, kita mungkin bertanya-tanya mengapa kedua santo ini disatukan dalam hari raya yang sama. Karena pada kenyataannya mereka sangat berbeda, seperti minyak dan air. Namun ini juga bukan tentang siapa yang lebih unggul dari yang lain. Karena kedua orang ini memiliki kekurangan, dan bahkan "pertengkaran" mereka tercatat dalam Kisah Para Rasul. Tetapi keduanya dipilih dan dipanggil oleh Yesus untuk sebuah misi dan tugas. Keduanya menanggapi dengan sepenuh hati dan bahkan dengan hidup mereka. Mereka memiliki perbedaan, tetapi kasih mereka kepada Yesus melampaui kelemahan manusiawi mereka seperti minyak di atas air.
Hari Raya mereka juga memberi tahu kita bahwa meskipun Gereja mungkin memiliki kekurangan dan kelemahan, namun ada juga panggilan ilahi dan pencurahan rahmat. Seperti Santo Petrus dan Paulus, marilah kita mengesampingkan perbedaan kita dan membuka hati kita kepada rahmat Allah, sehingga melalui kasih dan persatuan kita, kita akan mewartakan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan
Doa Umat
Marilah kita memohon kepada Allah Bapa kita di surga untuk membantu kita dalam segala kebutuhan kita.
Bagi semua anggota gereja. Kita berdoa secara khusus untuk Paus Leo XIV.
Semoga Roh Kudus menjadi penuntun kita dalam berusaha mempraktikkan ajaran Yesus setiap hari. Marilah kita berdoa.
Semoga Roh Kudus menjadi penuntun kita dalam berusaha mempraktikkan ajaran Yesus setiap hari. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Bagi
para pemimpin pemerintahan, semoga mereka diberi rahmat untuk memimpin
dengan bijaksana dan penuh belas kasihan. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Bagi
semua yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup, semoga Tuhan
memberikan mereka kekuatan dan membawa mereka kelegaan. Marilah kita
berdoa.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Bagi komunitas iman yang berkumpul di begitu banyak tempat dalam misa yang indah ini, semoga iman kita kepada Yesus sebagai Juruselamat kita membawa kita harapan dan sukacita saat kita membagikan kabar baik kepada orang lain. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Bagi
semua yang telah meninggal, semoga mereka beristirahat dalam damai
Kristus di surga bersama semua malaikat dan orang kudus. Marilah kita
berdoa.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Allah
yang selalu setia, dalam kasih-Mu yang besar Engkau memberi kami
kesaksian Santo Petrus dan Santo Paulus. Dalam belas kasihan-Mu,
dengarkanlah doa-doa yang kami persembahkan kepada-Mu hari ini dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami.




