| Halaman Depan | Bacaan Sepekan | Renungan Pagi| Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Juni 30, 2024

Senin, 01 Juli 2024 Hari Biasa Pekan XIII

 

Bacaan I: Amos 2:6-10.13-16  "Mereka menginjak-injak kepala orang lemah ke dalam debu."

Mazmur Tanggapan: Mzm 50:16bc-17.18-19.20-21.22-23 "Camkanlah ini, hai kamu yang melupakan Allah."

Bait Pengantar Injil: Mzm 95:8 "Hari ini janganlah bertegar hati, tetapi dengarkanlah suara Tuhan."    

Bacaan Injil: Mat 8:18-22 "Ikutlah Aku."
 
warna liturgi hijau

Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab  atau klik tautan ini
 
Karya: thanasus/istock.com
 Saudara dan saudari terkasih dalam Kristus, pada hari ini, kita mendengar bagaimana Allah mengingatkan Israel, melalui nabi-Nya Amos, tentang bagaimana Dia telah memberkati umat-Nya dan menolong mereka sepanjang zaman, melindungi mereka dari musuh-musuh mereka dan membimbing mereka melalui tahun-tahun sulit mereka. Namun, mereka tidak menaati Dia dan melakukan segala macam hal yang berdosa dan menjijikkan bagi Dia. Tidak mengherankan jika Tuhan marah kepada umat-Nya.

Bagaimanapun, mereka telah meninggalkan Dia untuk menyembah berhala dan dewa-dewa kafir, yang semuanya tidak memiliki peran apa pun dalam sejarah dan kehidupan bangsa Israel, tidak seperti apa yang telah Tuhan lakukan dengan begitu murah hati bagi mereka. Sebaliknya, mereka menolak untuk mengikuti hukum-hukum-Nya dan menaati perintah-perintah-Nya, dan mereka lebih memilih untuk berjalan di jalan mereka sendiri dan mendengarkan keinginan hati dan pikiran mereka sendiri.


Mereka melakukan segala macam perbuatan jahat dan dosa di hadapan Tuhan, dan mereka akhirnya semakin terjerumus ke dalam kegelapan dosa. Namun pada akhirnya, Tuhan tetap menyayangi dan memperhatikan mereka. Meskipun Dia murka terhadap dosa dan kejahatan mereka, Dia tetap mengasihi mereka karena Dia menciptakan mereka untuk menjadi anak-anak-Nya. Oleh karena itu, Dia mengutus mereka para nabi dan rasul, seperti Nabi Amos, untuk mengingatkan mereka akan kasih-Nya, dan memanggil mereka agar bertobat dan meninggalkan dosa-dosa mereka.

Dan untuk tujuan ini, demi menyelamatkan umat-Nya, Dia mengutus kita semua, sang pembebas dan Juru Selamat terhebat, di dalam Yesus Kristus, Putra-Nya, yang Dia utus ke dalam dunia ini, untuk menyampaikan kebenaran dan Kabar Baik tentang keselamatan-Nya kepada kita semua. Dalam bacaan Injil hari ini, kita mendengar Tuhan Yesus mengajar dan bekerja di antara orang-orang, dan seorang ahli Taurat mendatangi-Nya dan berkata bahwa dia akan mengikuti-Nya ke mana pun Dia pergi.

Inilah yang juga Tuhan Yesus inginkan dari kita, agar kita masing-masing datang untuk mengikuti Dia dan berjalan di jalan-Nya. Namun seperti yang juga Dia sebutkan dalam bacaan Injil kepada murid yang ragu-ragu karena ingin menguburkan ayahnya terlebih dahulu, Dia memanggil mereka untuk hidup dengan komitmen total dan ketaatan pada kehendak Tuhan. Dan inilah yang juga harus dilakukan oleh kita masing-masing sebagai orang Kristen dalam kehidupan kita sendiri.

Apa artinya ini, saudara dan saudari dalam Kristus? Artinya, kita semua sebagai umat Kristiani harus benar-benar berpusat pada Kristus dalam hidup kita, dalam setiap tindakan dan perbuatan kita, sehingga Kristus selalu menjadi pusat dan fokus hidup kita. Bagi umat Israel di masa lalu, Tuhan tidak menjadi pusat kehidupan mereka, dan itulah sebabnya, mereka dengan mudah melupakan Tuhan dan kasih yang telah Dia tunjukkan kepada mereka, selama bertahun-tahun.

Artinya, sebagai umat Kristiani, kita semua harus berorientasi sepenuhnya kepada Tuhan, dalam segala aspek kehidupan kita, agar kita benar-benar memiliki Dia sebagai arah hidup kita, dan kita bisa berorientasi internal kepada-Nya, dalam hidup kita. dalam setiap perbuatan dan perbuatan kita, dalam setiap perkataan kita dan dalam setiap momen kita berinteraksi satu sama lain. Hal ini sangat penting bagi kita masing-masing sebagai orang Kristiani.

Mari kita mengingat hal ini, saat kita melanjutkan hidup kita. Marilah kita semua mendekatkan diri kepada Tuhan, dan melakukan yang terbaik, dengan cara apa pun yang kita bisa, untuk melayani Tuhan dengan semangat yang lebih besar dan dengan tujuan yang lebih besar, meninggalkan segala dosa dan kejahatan kita di masa lalu, dan mengikuti Tuhan dengan hati yang penuh penyesalan, kerinduan, kasih, belas kasihan, dan pengampunan-Nya. Semoga Tuhan memberkati kita semua dan tetap bersama kita sepanjang perjalanan ini. Amin.

lumenchristi.id 2023 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.