![]() |
| Diocese of Siouxfall |
Bacaan I: 1Raj 21:17-29 "Engkau menyuruh orang Israel berbuat dosa."
Mazmur Tanggapan: Mzm 51:3-4.5-6a.11.16 "Kasihanilah, ya Tuhan, karena kami telah berdosa."
Bait Pengantar Injil: Yoh 13:34 "Perintah baru Kuberikan kepadamu, sabda Tuhan. Kasihilah sesamamu sebagaimana Aku mengasihi kamu."
Bacaan Injil: Mat 5:43-48 "Kasihilah musuh-musuhmu."
warna liturgi hijau
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
"Apakah kamu mengharapkan aku menjadi sempurna?" Seringkali kita akan membantah seseorang dalam sebuah argumen yang mengkritik perilaku kita dengan kata-kata itu. Apakah kamu mengharapkan aku menjadi sempurna? Ketika kita mengatakan itu kepada Tuhan, Dia berkata, ya. Kita mendengar Yesus mengatakannya pagi ini, jadilah sempurna seperti Bapamu di surga sempurna.
Sekarang, kita mungkin berpikir itu tidak mungkin, jadi kita perlu mendengar bagian kedua dari itu dari Tuhan ketika Dia berkata, jadilah sempurna. Dia berkata, tetapi jangan khawatir. Kasih karunia-Ku akan menyertaimu dalam upayamu untuk mencapai kesempurnaan. Dan ketika kamu gagal, belas kasihan-Ku, belas kasihan-Ku juga akan ada di sana.
Tuhan Yesus mengajari kita untuk mengasihi bahkan musuh kita dan berdoa bagi mereka yang menganiaya dan membenci kita. Inilah kasih Kristiani yang sejati, dan kasih yang harus kita tiru dari Tuhan Yesus, yang telah mengampuni musuh-musuh-Nya dan orang-orang yang menganiaya Dia sejak dari salib.
Namun tentu saja pertobatan penting agar seseorang bisa diampuni, seperti yang telah kita lihat sebelumnya dengan contoh kontras dari raja Ahab dan raja Daud. Namun, sungguh patut bagi kita sebagai umat Kristiani, untuk bermurah hati dalam belas kasihan dan pengampunan kita, karena Tuhan, Allah kita, sendiri yang dengan murah hati memberikan rahmat-Nya kepada kita, dan selalu mengulurkan tangan-Nya untuk menyambut kita kembali ke dalam pelukan-Nya.




