| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Juli 12, 2026

Senin, 13 Juli 2026 Hari Biasa Pekan XV

   

Bacaan I:  Yes 1:11-17 "Bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku."
    
Mazmur Tanggapan: Mzm 50:8-9.16bc-17.21.23; R:23b "Siapa yang jujur jalannya akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah."

Bait Pengantar Injil: Mat 5:10 "Berbahagialah yang dikejar-kejar karena taat kepada Tuhan, sebab bagi merekalah kerajaan Allah."
 
Bacaan Injil: Mat 10:34 - 11:1 "Barangsiapa menyambut kalian, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku."
  
warna liturgi putih
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini  
 
 
 Kita percaya bahwa Tuhan mendengar doa kita dan akan menjawabnya. Terkadang, doa kita dijawab seketika. Di lain waktu, doa kita dijawab pada waktu yang ditentukan Tuhan. Namun di waktu lain, Tuhan menjawab doa kita dengan cara-Nya sendiri dan bukan dengan cara yang kita harapkan. Tetapi mungkinkah Tuhan tidak menjawab doa kita? Dan jika itu terjadi, mungkinkah ketidakjawaban juga merupakan semacam jawaban? Ketika kita berpikir bahwa Tuhan tidak mendengar doa kita atau tidak menjawab doa kita, mungkin kita perlu berpikir lebih dalam.

Dalam bacaan pertama, Tuhan menjelaskan kepada umat-Nya bahwa Dia telah mendengar doa mereka dan melihat persembahan mereka. Tetapi Dia tidak menjawab doa mereka atau menerima persembahan mereka. Karena meskipun mereka berdoa dan mempersembahkan kurban, pada saat yang sama mereka melakukan ketidakadilan dan dosa, dan kemudian mengharapkan Tuhan untuk menjawab doa mereka. Oleh karena itu Tuhan berkata kepada mereka: Singkirkanlah perbuatan jahatmu dari hadapan-Ku. Berhentilah berbuat jahat. Belajarlah berbuat baik, carilah keadilan, bantulah orang yang tertindas, bersikap adil kepada anak yatim, belalah janda.

Jadi, jika kita meminta Tuhan untuk mendengar dan menjawab doa kita, maka dari pihak kita, marilah kita melakukan apa yang Tuhan kehendaki dari kita, yang pada dasarnya adalah melakukan apa yang baik, benar, dan adil.
 
Doa Umat
 
 Saudara-saudari, dengan satu hati dan satu suara, kita memanjatkan doa kepada Tuhan untuk kebutuhan kita dan kebutuhan sesama kita.
 
Bagi Gereja: Semoga Bapa menganugerahkan visi dan kejelasan tujuan kepada Gereja. Marilah kita berdoa. Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
Bagi kaum muda di seluruh dunia, semoga mereka terinspirasi oleh teladan orang tua, guru, dan semua mentor yang mencontohkan tanggung jawab pribadi dan kasih sayang satu sama lain. Marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
Bagi mereka yang tidak memiliki suara, semoga Tuhan menganugerahkan kepada mereka benteng iman dan orang-orang yang menjadi pembela mereka. Marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
Bagi kita semua yang berkumpul di sini, semoga Bapa menganugerahkan kepada kita kasih karunia untuk bertobat dari dosa-dosa kita dan mengutamakan Yesus dalam hidup kita. Marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
Bagi semua yang telah meninggal dengan tanda iman, semoga Tuhan menganugerahkan kepada mereka kedamaian dan hidup kekal. Marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
Allah Bapa yang mahabaik, kami menyampaikan doa-doa kami kepada-Mu, dengan keyakinan bahwa Engkau akan menjawab dengan belas kasih dan cinta yang kami butuhkan saat kami berdoa dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.