Bacaan I: Yes 1:11-17 "Bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku."
Mazmur Tanggapan: Mzm 50:8-9.16bc-17.21.23; R:23b "Siapa yang jujur jalannya akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah."
Bait Pengantar Injil: Mat 5:10 "Berbahagialah yang dikejar-kejar karena taat kepada Tuhan, sebab bagi merekalah kerajaan Allah."
Bacaan Injil: Mat 10:34 - 11:1 "Barangsiapa menyambut kalian, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku."
warna liturgi putih
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
![]() |
| Karya:Tinnakorn Jorruang/istock.com |
Kita percaya bahwa Tuhan mendengar doa kita dan akan menjawabnya. Terkadang, doa kita dijawab seketika. Di lain waktu, doa kita dijawab pada waktu yang ditentukan Tuhan. Namun di waktu lain, Tuhan menjawab doa kita dengan cara-Nya sendiri dan bukan dengan cara yang kita harapkan. Tetapi mungkinkah Tuhan tidak menjawab doa kita? Dan jika itu terjadi, mungkinkah ketidakjawaban juga merupakan semacam jawaban? Ketika kita berpikir bahwa Tuhan tidak mendengar doa kita atau tidak menjawab doa kita, mungkin kita perlu berpikir lebih dalam.
Dalam bacaan pertama, Tuhan menjelaskan kepada umat-Nya bahwa Dia telah mendengar doa mereka dan melihat persembahan mereka. Tetapi Dia tidak menjawab doa mereka atau menerima persembahan mereka. Karena meskipun mereka berdoa dan mempersembahkan kurban, pada saat yang sama mereka melakukan ketidakadilan dan dosa, dan kemudian mengharapkan Tuhan untuk menjawab doa mereka. Oleh karena itu Tuhan berkata kepada mereka: Singkirkanlah perbuatan jahatmu dari hadapan-Ku. Berhentilah berbuat jahat. Belajarlah berbuat baik, carilah keadilan, bantulah orang yang tertindas, bersikap adil kepada anak yatim, belalah janda.
Jadi, jika kita meminta Tuhan untuk mendengar dan menjawab doa kita, maka dari pihak kita, marilah kita melakukan apa yang Tuhan kehendaki dari kita, yang pada dasarnya adalah melakukan apa yang baik, benar, dan adil.
Dalam bacaan pertama, Tuhan menjelaskan kepada umat-Nya bahwa Dia telah mendengar doa mereka dan melihat persembahan mereka. Tetapi Dia tidak menjawab doa mereka atau menerima persembahan mereka. Karena meskipun mereka berdoa dan mempersembahkan kurban, pada saat yang sama mereka melakukan ketidakadilan dan dosa, dan kemudian mengharapkan Tuhan untuk menjawab doa mereka. Oleh karena itu Tuhan berkata kepada mereka: Singkirkanlah perbuatan jahatmu dari hadapan-Ku. Berhentilah berbuat jahat. Belajarlah berbuat baik, carilah keadilan, bantulah orang yang tertindas, bersikap adil kepada anak yatim, belalah janda.
Jadi, jika kita meminta Tuhan untuk mendengar dan menjawab doa kita, maka dari pihak kita, marilah kita melakukan apa yang Tuhan kehendaki dari kita, yang pada dasarnya adalah melakukan apa yang baik, benar, dan adil.




