Bacaan I: Hos 10:1-3.7-8.12 "Sudah waktunya untuk mencari Tuhan."
Mazmur Tanggapan: Mzm 105:2-3.4-5.6-7 "Carilah selalu wajah Tuhan."
Bait Pengantar Injil: Mrk 1:15 "Kerajaan Allah sudah dekat; bertobatlah dan percayalah kepada Injil."
Bacaan Injil: Mat 10:1-7 "Pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
warna liturgi hijau
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Kita
tidak dapat menyangkal bahwa kita mendambakan kehidupan yang
nyaman. Kita mungkin tidak mencari kemewahan atau kesenangan
hidup. Tetapi kita ingin tidur nyenyak, makan dengan baik, dan
bahagia. Dan jika kita makmur dan menjadi kaya, maka itu akan menjadi
bonus. Singkatnya, kita berharap untuk kehidupan yang lebih baik. Tetapi
akankah kehidupan yang lebih baik juga membantu kita menjadi pribadi
yang lebih baik?
Dalam bacaan pertama, Israel menjadi kaya dan makmur. Mereka menjalani kehidupan yang baik, lebih baik dari sebelumnya. Tetapi kehidupan yang baik dan lebih baik itu tidak membantu mereka menjadi umat Allah yang baik dan lebih baik. Sebaliknya, kekayaan dan kemakmuran membuat mereka melupakan Allah dan bahkan mereka beralih menyembah berhala. Contoh berhala modern pada masa kini diantarnya: Uang, materialisme, karier, kesuksesan. Ketika seseorang rela mengorbankan integritas moral, waktu untuk Tuhan, atau keadilan demi keuntungan finansial, uang telah bergeser dari sekadar alat menjadi "tuhan" yang disembah. Demikian pula dengan opini publik, jumlah likes atau pengikut atau penggemar, dan pengakuan orang lain. Orang beriman hendaknya bertumbuh, berakar kokoh dalam Kristus, tidak goyah dan tidak bergantung pada tepuk tangan dunia.
Kita berharap untuk kehidupan yang lebih baik, dan Allah tentu ingin memberkati kita dengan kehidupan yang lebih baik. Dan ketika kita mendapatkan kehidupan yang lebih baik, marilah kita juga menjadi umat Allah yang lebih baik. Janganlah kita lupa bahwa segala kebaikan berasal dari Tuhan, dan marilah kita bersyukur kepada Tuhan atas berkat-berkat-Nya.
Dalam bacaan pertama, Israel menjadi kaya dan makmur. Mereka menjalani kehidupan yang baik, lebih baik dari sebelumnya. Tetapi kehidupan yang baik dan lebih baik itu tidak membantu mereka menjadi umat Allah yang baik dan lebih baik. Sebaliknya, kekayaan dan kemakmuran membuat mereka melupakan Allah dan bahkan mereka beralih menyembah berhala. Contoh berhala modern pada masa kini diantarnya: Uang, materialisme, karier, kesuksesan. Ketika seseorang rela mengorbankan integritas moral, waktu untuk Tuhan, atau keadilan demi keuntungan finansial, uang telah bergeser dari sekadar alat menjadi "tuhan" yang disembah. Demikian pula dengan opini publik, jumlah likes atau pengikut atau penggemar, dan pengakuan orang lain. Orang beriman hendaknya bertumbuh, berakar kokoh dalam Kristus, tidak goyah dan tidak bergantung pada tepuk tangan dunia.
Kita berharap untuk kehidupan yang lebih baik, dan Allah tentu ingin memberkati kita dengan kehidupan yang lebih baik. Dan ketika kita mendapatkan kehidupan yang lebih baik, marilah kita juga menjadi umat Allah yang lebih baik. Janganlah kita lupa bahwa segala kebaikan berasal dari Tuhan, dan marilah kita bersyukur kepada Tuhan atas berkat-berkat-Nya.
Doa Umat
Saudara-saudariku, marilah kita memanjatkan permohonan-permohonan kita kepada Bapa kita yang penuh kasih.
Bagi
Bapa Suci kita Paus Leo XIV dan semua uskup di seluruh dunia, semoga
Roh Kudus membimbing pelayanan mereka dengan kasih dan damai, marilah
kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi
para pemimpin nasional, semoga Allah yang penuh belas kasihan dan
keadilan membimbing keputusan dan pembuatan kebijakan mereka, marilah
kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi keluarga-keluarga yang bergumul dengan perceraian, perpecahan, atau kemiskinan, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi keluarga-keluarga yang bergumul dengan perceraian, perpecahan, atau kemiskinan, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi
kita semua disini, semoga kasih Allah yang kekal mendorong kita untuk
selalu mendukung martabat semua kehidupan manusia, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi semua orang yang telah meninggal, semoga mereka melihat wajah Allah dan hidup bersama-Nya selamanya, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Allah
Bapa yang Maha Pengasih, kami tahu bahwa Engkau selalu mendengar
doa-doa kami dan menyediakan kebutuhan kami, karena itu kami memohon
kepada-Mu untuk mengabulkan permohonan ini sesuai dengan kehendak-Mu
yang kudus dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.




