| Halaman Depan | Bacaan Sepekan | Renungan Pagi| Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Mei 30, 2024

Jumat, 31 Mei 2024 Pesta SP Maria mengunjungi Elisabet

Bacaan I: Zef 3:14-18a "Tuhan, Raja Israel, ada di tengah-tengahmu."

atau Rm 12:9-16b "Bantulah orang yang kudus dalam kekurangannya, dan berusahalah selalu memberi tumpangan."

Kidung Tanggapan: Yes 12:2-3.4bcd.5-6; R: 6b

Bait Pengantar Injil: Luk 1:45 "Berbahagialah dia yang telah percaya, sebab firman Tuhan yang dikatakan kepadanya akan terlaksana."

Bacaan Injil: Luk 1:39-56 "Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?"
 
warna liturgi putih 

Bacaan Kitab Suci silakan buka Alkitab atau klik tautan ini  

Fr Lawrence Lew, O.P. | Flickr CC by NC-ND 2.0
 
 Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, pada hari ini kita bersama-sama merayakan pesta Santa Perawan Maria mengunjungi Elisabet, di wilayah pegunungan Yudea, beberapa bulan setelah Malaikat Gabriel menampakkan diri kepadanya dengan membawa Kabar Baik. bahwa dia akan menjadi ibu dari Juruselamat dunia dan Putra Allah, sehingga menjadi Bunda Allah yang agung.

Dan hari ini, kita merayakan momen ketika Maria mengunjungi Elisabet dan dalam pertemuan itu, dia mengenalinya sebagai Bunda Allah, sebagai putranya sendiri, St. Yohanes Pembaptis di dalam rahimnya, melompat dan menendang dengan penuh sukacita ketika Maria datang kepadanya. Melalui peristiwa ini, kita melihat pertama kalinya kedatangan Tuhan dinyatakan kepada orang-orang, karena sebelumnya hanya Maria sendiri yang diberitahu kebenaran ini oleh Malaikat Agung.

Saudara-saudari dalam Kristus, pada hari ini, kita dipanggil untuk mengingat sukacita besar Maria, yang menyanyikan himne terkenal 'Magnificat', memuji Tuhan atas segala kebaikan yang telah Dia lakukan bagi umat-Nya. Melalui Bunda Maria, Tuhan telah menjelma menjadi Manusia.

Melalui Bunda Maria, kita telah melihat karya besar Tuhan, dan puncak dari keselamatan yang telah lama dijanjikan-Nya kepada kita semua. Bunda Maria sendiri juga telah menunjukkan teladan bagaimana seharusnya kita menjadi seorang Kristen . Dia menunjukkan kepada kita semua cara untuk taat kepada Tuhan, dan bagaimana kita hendaknya berjalan di jalan Tuhan. Dia mempercayakan dirinya sepenuhnya kepada Tuhan dan menyerahkan dirinya sepenuhnya pada kehendak Tuhan.


Saudara dan saudari dalam Kristus, pada hari ini, kita dipanggil untuk mengikuti teladan Maria, Bunda Tuhan kita. Maria menunjukkan kepada kita semua jalan ke depan dalam hidup kita, dan dia menunjukkan kepada kita pentingnya doa dan mendengarkan Tuhan. Dalam Magnificat, himne yang dinyanyikan Maria, pada hakikatnya berisi doa kepada Tuhan, memuji dan mengucap syukur kepada-Nya, serta mengenang segala perbuatan-Nya.

Bagaimana dengan kita saudara seiman dalam Kristus? Sudahkah kita menjalani kehidupan yang baik dan penuh doa? Sudahkah kita setia berjalan di jalan Tuhan? Sudahkah kita mencurahkan waktu, tenaga dan perhatian kita kepada Tuhan dan menjadikan Dia sebagai fokus dan pusat kehidupan kita? Jika kita belum melakukan semua ini, mungkin kita harus meluangkan waktu untuk merenungkan dan mengevaluasi kembali tindakan dan kehidupan kita.

Akankah kita menghadapkan diri kita kepada Tuhan, dan akankah kita belajar untuk lebih fokus pada-Nya? Maukah kita memperbanyak waktu berdoa, kontemplasi dan fokus kepada Tuhan, agar di tengah kesibukan dan aktivitas kita tidak kehilangan fokus dan arah? Kita semua dipanggil menuju kehidupan yang lebih suci dan penuh doa. Kita semua perlu menjadi kudus sama seperti Tuhan itu kudus, dalam segala hal yang kita katakan dan lakukan dalam hidup kita.

Semoga Tuhan menyertai kita semua, dan semoga Dia memberdayakan kita semua untuk hidup layak dan dipenuhi iman, setiap hari dalam hidup kita. Semoga Tuhan memberkati kita semua, sekarang dan selamanya. Amin.

lumenchristi.id 2023 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.