| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Juli 17, 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 Hari Biasa Pekan XV

  

Bacaan I: Mi 2:1-5 "Mereka merampas ladang-ladang dan menyerobot rumah-rumah."
     

Mazmur Tanggapan: Mzm 10:1-2.3-4.7-8.14 "Ya Tuhan, janganlah Kaulupakan orang yang tertindas."

Bait Pengantar Injil: 2Kor 5:19 "Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya dalam diri Kristus dan mempercayakan warta perdamaian kepada kita."

Bacaan Injil: Mat 12:14-21 "Dengan keras Yesus melarang mereka memberitahukan siapa Dia, supaya genaplah sabda yang telah disampaikan."
 
warna liturgi hijau
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini 

  
        Membalas api dengan api adalah ungkapan yang sering kita dengar. Namun, dengan refleksi yang lebih dalam, kita mungkin bertanya-tanya apakah itu cara yang baik untuk mengatasi kejahatan di dunia. Mungkin itu akan menghentikan pelaku kejahatan untuk sementara waktu, tetapi ketika kita membalas api dengan api, itu akan berakhir dengan api yang lebih besar dan kita mungkin juga akan terbakar. Dan tentu saja, dengan kelicikan kejahatan, kita mungkin tertipu dari menjadi pemadam kebakaran menjadi penyulut api. 
 
Dalam Injil, orang-orang Farisi mulai bersekongkol melawan Yesus dan ingin menghancurkan-Nya. Namun, Yesus tidak bereaksi dengan membalas api dengan api. Sebaliknya, Ia menjauh dari daerah itu, dan ini untuk memenuhi nubuat: "Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak, suara-Nya tidak terdengar di jalan-jalan." Jadi, setiap kali kita diejek, dihina, dicemooh, atau dipermainkan, janganlah kita membalas api dengan api. Sebaliknya, marilah kita menjauh dan menarik diri dari momen yang penuh api itu. Kita mungkin merasa hancur, tetapi kita tidak akan patah semangat. Marilah kita percaya bahwa jalan Yesus adalah jalan kebenaran yang pada akhirnya akan membawa kita pada kemenangan atas api. Marilah kita ingat bahwa api pada akhirnya akan padam dengan sendirinya. Marilah kita cukup bijaksana untuk tidak terbakar olehnya..
 
Doa Umat
 
Menyadari kebutuhan kita akan belas kasihan dan kasih sayang Allah, kita membawa kepada-Nya permohonan Gereja dan dunia ini : 
 
Bagi Gereja, semoga Roh Kudus senantiasa menganugerahkan kekuatan dan kebijaksanaan kepadanya, saat ia melayani mereka yang menderita dan membutuhkan. Marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
Bagi para pemimpin sipil, semoga Bapa menganugerahkan kepada mereka keberanian dan kesetiaan hati dalam memerintah dengan adil. Marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami.

Bagi kaum miskin dan tertindas, semoga Bapa memberikan mereka kelegaan dari penderitaan mereka dan harapan untuk masa depan. Marilah kita berdoa 
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
Bagi kita semua yang berkumpul di sini, semoga Kristus terus menarik kita semakin dekat kepada-Nya. Marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
   
Bagi mereka yang telah meninggal, semoga mereka dibimbing oleh Allah kita yang penuh belas kasihan ke dalam Kerajaan Surga. Marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 

Allah Bapa Yang Mahakuasa, Engkau dengan penuh kasih telah menganugerahkan kepada kami karunia damai sejahtera, harapan, dan sukacita. Dengarkanlah doa umat-Mu hari ini. Kami memohon dengan pengantaraan Putra-Mu, Yesus Kristus, Tuhan kami.
Amin. 
 

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.