| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Juli 19, 2026

Bacaan Liturgi: 20 - 26 Juli 2026

 
Senin, 20 Juli 2026: Hari Biasa Pekan XVI (H).
Pfak St. Apollinaris
Mi 6:1-4.6-8; Mzm 50:5-6.8-9.16bc-17.21.23; Mat 12:38-42. 
 
Selasa, 21 Juli 2026: Hari Biasa Pekan XVI (H) 
Pfak St. Laurensius dr Brindisi
Mi 7:14-15.18-20; Mzm 85:2-4.5-6.7-8; Mat 12:46-50. 
 
Rabu, 22 Juli 2026:  Pesta St. Maria Magdalena (P). 
Kid. 3:1-4a atau 2Kor. 5:14-17; Mzm. 63:2,3-4,5-6,8-9; Yoh. 20:1.11-18. 
 
Kamis, 23 Juli 2026: Hari Biasa Pekan XVI (H).   
Pfak St. Birgitta
Yer 2:1-3.7-8.12-13; Mzm 36:6-7ab.8-9.10-11; Mat 13:10-17. 
 
Jumat, 24 Juli 2026: Hari Biasa Pekan XVI (H). 
Pfak St. Sharbel Makhluf
Yer 3:14-17; MT Yer. 31:10.11-12ab.13; Mat 13:18-23. 
 
Sabtu, 25 Juli 2026:  Pesta St. Yakobus, Rasul
2Kor. 4:7-15; Mzm. 126:1-2ab,2cd-3,4-5,6; Mat. 20:20-28. 
 
Minggu, 26 Juli 2026:  Hari Minggu Biasa XVII (H).
Hari Orangtua, Kakek dan Nenek Sedunia
1Raj. 3:5,7-12; Mzm. 119:57,72,76-77,127-128,129-130; Rm. 8:28-30; Mat. 13:44-52 (panjang) atau Mat. 13:44-46 (singkat)

Senin, 20 Juli 2026 Hari Biasa Pekan XVI

 

Bacaan I: Mi 6:1-4.6-8 "Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu, apa yang dituntut Tuhan dari padamu."

Mazmur Tanggapan: Mzm 50:5-6.8-9.16bc-17.21.23 "Siapa yang jujur jalannya akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah."

Bait Pengantar Injil: Mzm 95:8ab "Hari ini janganlah bertegar hati, tetapi dengarkanlah suara Tuhan."

Bacaan Injil: Mat 12:38-42 "Pada waktu penghakiman ratu dari selatan akan bangkit bersama angkatan ini."
         
warna liturgi hijau
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab Deuterokanonika atau klik tautan ini
 
SiouxFall Diocese
Misi fundamental orang Kristen adalah memberitakan Injil. Injil adalah tentang kasih penyelamatan Allah bagi dunia, dan kita sebagai orang Kristen harus menjadi saksi kasih penyelamatan Allah itu. Kita harus menjadi tanda hidup yang menunjuk pada kasih penyelamatan Allah.

Dalam Injil, ketika para ahli Taurat dan orang Farisi meminta tanda kepada Yesus, Ia menunjuk diri-Nya sendiri sebagai tanda itu. Dari cara hidup-Nya dan apa yang Ia katakan, mereka seharusnya melihat tanda itu dan apa yang Ia tunjuk. Ketika orang lain melihat cara hidup dan apa yang kita katakan, akankah mereka melihat kita sebagai tanda yang menunjuk pada kasih Allah? Kita harus mengakui bahwa ada kalanya kita gagal dan menjadi tanda yang ternoda. Saat kita berusaha untuk memenuhi misi Kristen kita, marilah kita memperhatikan apa yang Tuhan minta dari kita dalam bacaan pertama, yaitu: Bertindak adil, mengasihi dengan penuh kasih sayang, dan berjalan dengan rendah hati bersama Allah kita. Itu sudah cukup sebagai tanda bagi orang lain.
 

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.