| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

April 15, 2026

Kamis, 16 April 2026 Hari Biasa Pekan II Paskah

 

Bacaan I: Kis 5:27-33 "Kami adalah saksi dari segala sesuatu dan Roh Kudus."
     

Mazmur Tanggapan: Mzm 34:2.9.17-18.19-20; R: 7a "Orang yang tertindas berseru, dan Tuhan mendengarkan."

Bait Pengantar Injil: Yoh 20:29 "Karena telah melihat Aku, engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya."

Bacaan Injil: Yoh 3:31-36 "Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya."
 
warna liturgi putih

Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini 
 
SF Diocese
   Kita memiliki dua Injil berturut-turut yang mungkin tidak memiliki gambaran yang kuat, namun sebenarnya sangat dalam. Kita membaca di awal Injil kemarin, "Allah begitu mengasihi dunia sehingga Ia memberikan Anak-Nya yang tunggal." (Yoh 3:16 TB1) Ungkapan itu sangat kuat. Ia begitu mengasihi dunia. Kita tidak dapat memahami betapa besar kasih Allah kepada setiap orang dan Ia ingin membawa kita pulang kepada-Nya. Kemarin dikatakan, "Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah." (Yoh 3:18 TB1) Ya, Allah ingin membawa orang itu pulang dengan selamat karena dikatakan juga jika Anda kehilangan iman, Anda berisiko mendapat hukuman. 
 
Injil hari ini mengatakan,   "Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya." (Yoh 3:36) Hidup adalah masalah yang serius. Ada ungkapan yang indah dalam Injil hari ini, pagi ini. Allah Bapa mengasihi Putra-Nya dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Ia telah menyerahkan segala sesuatu ke tangan-Nya dan kita harus menyadari bahwa kehidupan rohani kita sendiri harus berusaha untuk mengatakan hal yang sama. Untuk menyerahkan segala sesuatu dalam hidup kita ke tangan Tuhan. Untuk memberikan segala sesuatu kepada-Nya. Itu adalah tugas seumur hidup. Dan sebenarnya, itulah tujuan akhir hidup juga. Untuk menyerahkan segala sesuatu kepada Tuhan, seluruh hidup kita.
 
Mulai besok, kita akan membaca satu bab Injil selama delapan hari. Kita tidak pernah melakukan itu sepanjang tahun. Delapan hari penuh di mana kita akan membaca bab keenam Injil Yohanes, bab yang agung tentang Ekaristi. Dan di sana kita akan lebih mendalami, jika Anda pergi ke misa harian, kita dapat meresapi kebenaran agung ini. Ia memberikan segala sesuatu kepada kita dalam Ekaristi. Anda mengantre untuk menerima apa yang tampak seperti sepotong roti yang rapuh, hosti. Tuhan memberikan kepenuhan diri-Nya kepada kita pagi ini. Ia akan memberikan kepenuhan kasih-Nya, kepenuhan Putra-Nya. Dan Ia meminta kita saat itu, sekarang berikanlah kepada-Ku kepenuhan diri-Mu. Berusahalah untuk mempersembahkan segalanya, serahkan semuanya, seluruh hidupmu ke tangan-Ku. Marilah kita terus berupaya untuk itu. Ketahuilah, sebagian besar kemungkinan kita untuk mencapai kekudusan dalam hidup terletak pada penerimaan Ekaristi. Untuk datang kepada-Nya dan mempersembahkan diri kita kembali kepada karunia penuh yang telah Ia berikan, yaitu kepenuhan diri-Nya. 
 
 Doa Umat
 
Saudara-saudari, dengan kepercayaan dan iman yang besar, marilah menyampaikan kebutuhan dan permohonan kita kepada Bapa kita di surga. 
 
Bagi semua anggota Gereja. Semoga anggota Gereja tumbuh dalam keterbukaan kita terhadap kuasa Roh Kudus. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Bagi para pemimpin di seluruh dunia. Semoga Tuhan menguatkan tekad mereka untuk selalu memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan persatuan. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
Bagi semua yang sakit jasmani, rohani, atau jiwa. Semoga Tuhan memberikan sentuhan penyembuhan-Nya kepada mereka dan menganugerahkan penghiburan dan kedamaian. Marilah kita berdoa.  
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Bagi semua yang berkumpul di sini. Semoga kuasa Tuhan yang telah bangkit bersinar di dalam hati kita dan menginspirasi tindakan kita setiap hari. Marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Dan bagi semua yang telah meninggal, semoga mereka mengalami kepenuhan dan kemuliaan kerajaan surga. Marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Allah Bapa Yang Mahakuasa, kami memohon semoga Engkau memandang doa-doa kami dengan kasih yang penuh belas kasihan saat kami mempersembahkannya kepada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
Amin.

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.