| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Juli 28, 2026

Kamis, 29 Juli 2026 Peringatan Wajib St Marta, Maria, Lazarus - Sahabat Tuhan

  
Bacaan I: 1Yoh 4:7-16 "Allah adalah kasih."

Mazmur Tanggapan: Mzm 34:2-3,4-5,6-7,8-9,10-11 "Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan."

Bait Pengantar Injil: Yoh 8:12 "Akulah terang dunia. Barangsiapa mengikut Aku, ia tidak berjalan dalam kegelapan, dan ia akan mempunyai terang hidup."        
    
Bacaan Injil: Yoh 11:19-27 "Akulah kebangkitan dan hidup!"
 
warna liturgi putih
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini 

Author Andrewrabbott/wikimedia (CC)


Setiap kali kita berbicara tentang Santa Marta, gambaran tentang seseorang yang aktif, berorientasi pada pekerjaan, dan berfokus pada tugas selalu terlintas dalam pikiran. Mungkin karena peristiwa itu (Lukas 10:38-42) ketika ia mengundang Yesus ke rumahnya dan ia sibuk dengan semua pekerjaan rumah tangga. Kemudian ia mengeluh kepada Yesus tentang meminta bantuan saudara perempuannya, Maria, untuk membantunya dalam pekerjaan itu. Tetapi Yesus berkata kepadanya bahwa ia khawatir dan gelisah tentang begitu banyak hal, namun hanya satu yang penting, dan Maria telah memilih bagian yang lebih baik. 
 
Marta pasti mengingat apa yang dikatakan Yesus kepadanya, dan karena itu, meskipun sedih dan berduka atas kematian saudaranya, ia tahu bahwa hanya Yesus yang dapat menghiburnya. Dan sesuai dengan kepribadiannya, ia mengambil langkah untuk pergi menemui Yesus dan menyatakan imannya kepada Yesus. Tetapi pada kesempatan ini, ia juga membuat pemberitaan yang mendalam. Marta menyatakan Yesus sebagai Kristus, Putra Allah. Hanya Santo Petrus yang pernah membuat pemberitaan serupa. Oleh karena itu, Santa Martha, meskipun memiliki kepribadian yang aktif, berorientasi pada pekerjaan dan tugas, perlahan-lahan mulai mengenali siapa Yesus itu.

Santa Martha adalah contoh bagi kita tentang seseorang yang aktif dan sibuk namun meluangkan waktu untuk merenung dan menemukan siapa Yesus itu. Seperti Santa Martha, kita mungkin juga memiliki kehidupan yang sangat aktif dan sibuk dengan banyak hal. Tetapi janganlah kita melupakan satu hal penting—doa! Dan itulah yang diingatkan oleh saudari Santa Martha, Santa Maria. Ia memberi kita contoh duduk di kaki Tuhan dan mendengarkan-Nya. Doa adalah tentang mendengarkan Tuhan. Dalam doa kita akan memperoleh kedamaian untuk mengetahui bahwa Yesus benar-benar Putra Allah, Juruselamat kita. Ketika kita memiliki kedamaian itu, kita tidak akan khawatir dan gelisah tentang hal-hal yang tidak perlu.
 
Doa Umat 
 
Saudara-saudari, dengan percaya bahwa Tuhan akan berkenan atas semua kebutuhan kita, kita menyampaikan permohonan kita.

Bagi semua anggota Gereja: Semoga kita dapat bersaksi dalam nama Kristus dan memberi kesaksian tentang karya Roh Kudus dalam hidup kita, marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Bagi para pemimpin yang diangkat dan dipilih: Semoga Allah memberikan kepada mereka semangat kerendahan hati dan kemurahan hati dalam kepemimpinan, marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Bagi semua orang yang berduka atas kehilangan orang yang dicintai, semoga mereka dikaruniai kedamaian dan penghiburan Roh Kudus, marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
  
Bagi komunitas iman ini, semoga kasih Yesus semakin mendekatkan kita kepada hati-Nya, marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Bagi semua orang yang telah meninggal dengan tanda iman, semoga mereka segera mengenal hidup kekal bersama Kristus, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
  
Tuhan Allah kami, dengarkanlah doa-doa yang telah kami panjatkan kepada-Mu hari ini saat kami berdoa dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. 
Amin.
 
  

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.