Bacaan I: 1Raj 3:5.7-12 "Salomo meminta hikmat dan pengertian."
Mazmur Tanggapan: Mzm 57.72.76-77.127-128.129-130; Ul: 97a "Kebun anggur Tuhan ialah Israel."
Bacaan II: Rom 8:28-30 "Mereka ditentukan Allah dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya."
Bait Pengantar Injil: Mat 11:25 "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena rahasia Kerajaan telah Kaunyatakan kepada orang-orang kecil."
Bacaan Injil: Mat 13:44-52 "Ia menjual seluruh miliknya, lalu membeli ladang itu."
Mazmur Tanggapan: Mzm 57.72.76-77.127-128.129-130; Ul: 97a "Kebun anggur Tuhan ialah Israel."
Bacaan II: Rom 8:28-30 "Mereka ditentukan Allah dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya."
Bait Pengantar Injil: Mat 11:25 "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena rahasia Kerajaan telah Kaunyatakan kepada orang-orang kecil."
Bacaan Injil: Mat 13:44-52 "Ia menjual seluruh miliknya, lalu membeli ladang itu."
warna liturgi hijau
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab Deuterokanonika atau klik tautan ini
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab Deuterokanonika atau klik tautan ini
Ada
banyak hal dalam hidup yang membuat kita sibuk. Dan ini bukanlah
hal-hal sepele. Ini penting dan membutuhkan perhatian kita. Jadi, kita
sibuk dengan pekerjaan, dan kita menghabiskan banyak waktu di tempat
kerja, dan juga dengan pekerjaan kita. Dan kita juga sibuk dengan urusan
keluarga. Kita perlu memperhatikan kesejahteraan dan kesehatan orang
tua kita, karena mereka akan membutuhkan lebih banyak perhatian di usia
senja mereka. Kita juga perlu memperhatikan perkembangan dan pengasuhan
anak-anak kita, dan karena itu kita harus mengatur les tambahan,
kursus-kursus, dan kegiatan akhir pekan untuk mereka. Jadi, kita sibuk,
baik hari kerja maupun akhir pekan, dan terkadang kita berharap ada
lebih dari 24 jam dalam sehari. Ya, kita begitu sibuk dengan banyak hal
yang harus dilakukan sehingga kita merasa sangat lelah dan letih.
Dengan
semua kesibukan dan kelelahan itu, kita mungkin tidak punya banyak
waktu atau energi untuk memperdalam iman dan berdoa. Namun kita tahu
bahwa benih iman yang ditanam di hati kita membutuhkan perhatian dan
pemeliharaan sebelum dapat berbuah dalam hidup kita. Dan kita juga dapat
mendengar suara Yesus yang lembut dan penuh kasih memanggil kita untuk
datang kepada-Nya dan menemukan kedamaian bagi jiwa kita. Ya, kita tahu
bahwa iman dan doa itu penting, tetapi ada begitu banyak hal yang
menuntut perhatian kita. Jadi, meskipun kita ingin berdoa, kita tidak
dapat menemukan waktu, atau energi, untuk berdoa. Dan di sinilah Raja
Salomo memiliki sesuatu untuk diajarkan kepada kita dalam bacaan
pertama. Ia menggantikan ayahnya yang terkenal, Daud, sebagai raja
Israel. Tetapi ia tahu bahwa ia masih muda dan tidak terampil dalam
kepemimpinan untuk memerintah umat yang dipercayakan kepadanya. Jadi ia
berdoa kepada Tuhan untuk memberinya hati yang penuh pengertian dan
hikmat untuk menjadi raja umat Allah. Raja Salomo bisa saja meminta
kecerdasan, sehingga ia dapat menjadi penguasa yang cerdik dan mampu
mengakali serta mengalahkan musuh-musuhnya.




