| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Agustus 09, 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 Peringatan Wajib St. Klara, Perawan

 

Bacaan I: Yeh 2:8 – 3:4 "Diberikan-Nya gulungan kitab itu untuk kumakan, dan rasanya manis seperti madu dalam mulutku."

Mazmur Tanggapan: Mzm 119:14.24.72.103.111.131 "Betapa manis janji Tuhan bagi langit-langitku."

Bait Pengantar Injil: Mat 1:29ab "Terimalah beban-Ku dan belajarlah dari pada-Ku, sebab Aku lemah lembut dan rendah hati."

Bacaan Injil: Mat 18:1-5.10.12-14 "Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang pun dari anak-anak ini."
  
warna liturgi putih
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
 


Seringkali kita menyadari perbedaan nada suara dan pilihan kata saat kita memberi semangat kepada seseorang dibandingkan saat kita mengoreksi atau mendisiplinkan mereka. Kata-kata penyemangat cenderung lembut dan penuh kasih, sementara kata-kata koreksi, meskipun bertujuan baik, sering kali terasa tajam dan menusuk hati demi menyampaikan pesan yang penting.

Gambaran ini tercermin dalam pengalaman nabi Yehezkiel. Dalam bacaan pertama, ia diperlihatkan sebuah gulungan kitab yang penuh dengan kata-kata: “ratapan, tangisan, dan rintihan.” Kata-kata ini menggambarkan penderitaan, kesengsaraan, dan bahkan hukuman yang akan datang. Tuhan memerintahkan Yehezkiel untuk memakan gulungan itu, dan yang sangat mengejutkan, meskipun isinya begitu berat, gulungan itu terasa manis seperti madu di mulutnya.

Ini memberi kita pemahaman yang mendalam. Yehezkiel dipanggil untuk menyampaikan pesan tentang penderitaan dan hukuman, tetapi pesan itu sendiri terasa manis di mulutnya karena ia mengetahui bahwa seruan untuk bertobat dan berubah adalah pesan yang 'manis'. Mengapa? Karena mereka yang mengindahkan panggilan pertobatan akan mengalami kemanisan pengampunan dan penyembuhan dari Allah. Penderitaan hanyalah akibat sementara dari dosa, sementara rasa manis pertobatan adalah pintu menuju kehidupan yang pulih.
  
Ajaran tentang kerendahan hati seperti anak kecil seperti dalam Injil hari ini, tentang kasih yang rela berkorban, dan tentang pengampunan tanpa henti—semuanya mungkin terasa berat dan menuntut pada awalnya. Namun, pesan-pesan ini pada akhirnya adalah pesan yang menggembirakan dan menguatkan bagi mereka yang bersedia mendengarkan. Mereka yang memperhatikan pesan tersebut dan menerapkannya dalam hidup mereka, niscaya akan mengalami manisnya kasih Allah yang mengalir dan mengubah segalanya.
 
Doa Umat
 
 Saudara-saudari sekalian, marilah kita kini berpaling kepada Tuhan. Kita panjatkan doa-doa komunitas ini.
 
Bagi Gereja di seluruh dunia: Semoga Allah menganugerahkan kepada kita masing-masing keberanian dan ketekunan untuk dengan rendah hati memercayai rencana-Nya, marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Bagi para pemimpin masyarakat: Semoga Allah menganugerahkan kebijaksanaan dan kearifan untuk melindungi mereka yang paling rentan di antara kita, marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Bagi semua anak, khususnya mereka yang menderita dan terlantar: Semoga Allah menghadirkan orang-orang serta sarana untuk melindungi dan menolong mereka, marilah kita mohon. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
Bagi komunitas iman yang berkumpul di sini hari ini: Semoga Allah membantu kita menumbuhkan kerendahan hati dan menerima sabda-Nya dengan iman yang tulus bagaikan anak kecil, marilah kita mohon: 
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Dan bagi semua orang yang telah meninggal dunia sebagai milik Kristus untuk selama-lamanya, semoga mereka memasuki kepenuhan hidup dalam Kerajaan Allah, marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Allah yang penuh kasih, dengan rendah hati kami memanjatkan doa-doa ini, dan kami memohon semoga Engkau berkenan mendengarkan kami dalam segala kebutuhan kami, dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.