| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Agustus 29, 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 Hari Minggu Biasa XXII


Bacaan I: Yer 20:7-9 "Firman Tuhan telah menjadi cela dan cemooh bagiku sepanjang hari."
   
Mazmur Tanggapan: Mzm 63:2.3-4.5-6.8-9; Ul: 2b "Jiwaku haus akan Dikau, ya Tuhan, Allahku."

Bacaan II: Rom 12:1-2 "Persembahkanlah tubuhmu sebagai persembahan yang hidup."

Bait Pengantar Injil: Ef 1:17-18 "Semoga Bapa Tuhan kita Yesus Kristus menerangi mata hati kita, supaya kita memahami pengharapan yang terkandung dalam panggilan kita."

Bacaan Injil: Mat 16:21-27 "Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya."

warna liturgi hijau 

Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini 
 


  
Banyak dari kita berkata, "Mengapa musim kemarau begitu lama? Mengapa 2026 terasa begitu lama? Mengapa begitu sulit untuk mendapatkan pekerjaan pada saat ini?" Namun, adakah cara yang lebih baik untuk memulai kembali segala rutinitas kehidupan ini selain dengan merenungkan makna salib? Terlebih lagi di bulan September besok—saat kita merayakan Pesta Pemuliaan Salib Suci." Saat itulah kita ditantang untuk meneladani Bunda Maria, ibu kita, dengan gelar Bunda Berdukacita. Sebab, harus diakui, kembali menjalani rutinitas berarti. Di tengah pengalaman Anda melihat kota Jakarta pada 4 hari terakhir ini entah mengalami atau melihatnya secara langsung atau melihat melalui media sosial, serta di tengah kesibukan, hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari, luangkanlah waktu sejenak setiap hari pada minggu terakhir bulan Agustus ini untuk berbicara dengan Tuhan mengenai tiga hal:
   
Pertama, ceritakanlah kepada Tuhan tentang salib dalam hidup Anda. Kita semua memiliki begitu banyak salib yang bisa kita sebutkan. Ceritakanlah kepada Tuhan tentang satu salib yang terasa terlalu berat untuk Anda pikul. Bisa jadi itu berupa penyakit, kehilangan orang terkasih, pekerjaan yang tiba-tiba hilang, anak yang telah menyimpang dari jalan yang benar, ceritakanlah kepada kepada Tuhan seluruh kekesalan Anda terhadap sikap pejabat pemerintahan atau wakil rakyat saat ini, atau kenyataan bahwa banyak dari Anda bertanya-tanya apakah cucu-cucu Anda akan dibesarkan dalam iman kita. Ingatlah, teladan andalah yang akan mewujudkan hal itu. Namun, ceritakanlah kepada Tuhan tentang salib Anda. Ungkapkan betapa beratnya salib itu. Ceritakan bagaimana salib itu begitu menguras tenaga dan batin Anda. Ceritakan bagaimana terkadang Anda merasa tidak sanggup memikulnya. Ceritakan bagaimana terkadang, seperti sang nabi, Anda merasa seolah-olah telah diperdaya. 
 
Kedua, berbicaralah kepada Tuhan tentang sosok Veronika dan Simon. Ceritakanlah tentang seseorang dalam hidup Anda yang, melalui tindakan kebaikan sederhana, mengingatkan Anda akan kehadiran Tuhan di tengah darah, keringat, dan air mata kehidupan sehari-hari. Ceritakanlah kepada Tuhan tentang seseorang yang telah membantu dan menguatkan Anda, serta meringankan beban Anda, tanpa mengharapkan imbalan apa pun bagi diri mereka sendiri. Ceritakanlah kepada Tuhan betapa besarnya tantangan bagi kita masing-masing, karena kita dipanggil untuk menjadi sosok Veronika dan Simon bagi orang lain.
 
Dan yang ketiga, bersyukurlah. Bersyukurlah, karena rasa syukur adalah kunci menuju kasih karunia. Bersyukurlah kepada Tuhan atas salib itu, meskipun hal itu mungkin tampak tidak masuk akal. Bersyukurlah kepada Tuhan atas beratnya salib itu, meskipun rasanya beban itu terlalu berat untuk ditanggung. Bersyukurlah (apabila) Anda saat ini masih memiliki pemimpin daerah yang dapat menjadi contoh teladan yang baik bagi yang lain. Bersyukurlah kepada Tuhan atas hadirnya sosok-sosok seperti Veronika, Simon, dan Maria—yang berjalan bersama kita sebagaimana ia berjalan bersama Putranya—karena bersama merekalah kita memikul salib itu. Dan salib Yesuslah yang membawa kita pada kehidupan.
 
 
 
 
 
Doa Umat  
 
Tuhan menghendaki setiap orang yang haus akan Allah yang hidup untuk datang kepada-Nya dengan hati yang remuk redam dan pikiran yang murni. 

Marilah kita berdoa bagi Paus Leo XIV dan Bapa Uskup kita ......, dan para uskup di seluruh dunia: Semoga mereka dapat menginspirasi para murid untuk memikul salib demi Injil Kristus. Marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 
 
 Bagi para pejabat publik kita: Semoga mereka dengan rendah hati mau mendengarkan dan sungguh-sungguh melaksanakan setiap tuntutan serta aspirasi yang disuarakan oleh rakyat demi tercapainya keadilan sosial.
Marilah kita mohon. 
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
 
Bagi kedamaian di jalan-jalan kota kita dan kedamaian di negara-negara yang dilanda kerusuhan, perang serta penganiayaan, khususnya di Indonesia, Iran dan Palestina: Marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 
 
Bagi mereka yang terdampak banjir bandang di wilayah Nepal dan Tiongkok serta mereka yang menderita akibat kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera, kita berdoa demi keselamatan dan kesehatan semua orang. Marilah kita mohon. 
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 
 
Bagi orang sakit, mereka yang menderita dan menjelang ajal, mereka yang membutuhkan pemulihan rohani atau emosional, mereka yang kehilangan tempat tinggal atau kekurangan dana, mereka yang kesepian dan berduka, mereka yang terjerat kecanduan dan mereka yang berada dalam tahanan, kiranya mereka menemukan penghiburan dalam salib Yesus Kristus.
Marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 
    
Allah Bapa yang mahabijaksana, Engkau memanggil kami untuk mengikuti jejak Putra-Mu melalui jalan penyangkalan diri dan kesediaan memikul salib. Dengarkanlah doa-doa yang telah kami sampaikan dan curahkanlah rahmat kekuatan di dalam hati kami. Bantulah kami agar tidak mudah tergoda oleh kenikmatan dunia atau memikirkan apa yang semata-mata dipikirkan manusia, melainkan selalu mengarahkan hati pada kehendak-Mu, agar kelak kami layak menerima kemuliaan bersama Putra-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin. 

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.