Terima kasih telah meluangkan waktu sejenak bersama Tuhan melalui lumenchristi.id. Jika sapaan Sabda Tuhan hari ini menyentuh hati dan membawa berkat bagi langkah Anda, kami mengundang Anda untuk turut ambil bagian dalam pelayanan ini.
Uluran persembahan kasih Anda melalui QRIS sangat berarti bagi kami—sebagai nyala terang yang membantu kami terus merangkul dan menghubungkan lebih banyak jiwa dengan Kristus dan Gereja-Nya.
Teriring doa kami untuk Anda dan keluarga. Tuhan Yesus memberkati.
“Engkaulah tempat perlindunganku dan perisaiku; aku berharap kepada firman-Mu” (Bdk. Mzm 119:114)
Tahun A - II
| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |
Agustus 21, 2026
Support lumenchristi.id
Sabtu, 22 Agustus 2026 Peringatan Wajib SP. Maria, Ratu
Bacaan I: Yeh 43:1-7a "Kemuliaan Tuhan masuk kembali ke dalam bait suci."
Mazmur Tanggapan: Mzm 85:9ab-10.11-12.13-14 "Kemuliaan Tuhan tinggal di bumi kita."
Bait Pengantar Injil: Mat 23:9.10b "Bapamu hanya satu, ialah yang ada di surga. Pemimpinmu hanya satu, yaitu Kristus."
Bacaan Injil: Mat 23:1-12 "Mereka mengajarkan, tetapi tidak melakukan."
Mazmur Tanggapan: Mzm 85:9ab-10.11-12.13-14 "Kemuliaan Tuhan tinggal di bumi kita."
Bait Pengantar Injil: Mat 23:9.10b "Bapamu hanya satu, ialah yang ada di surga. Pemimpinmu hanya satu, yaitu Kristus."
Bacaan Injil: Mat 23:1-12 "Mereka mengajarkan, tetapi tidak melakukan."
warna liturgi putih
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Mendapatkan
perhatian dan kekaguman orang lain tentu merupakan hal yang sangat
didambakan. Namun, mendapatkan rasa hormat dari orang lain adalah
perkara yang berbeda. Rasa hormat dari orang lain tidak bisa dituntut
ataupun dibeli dengan uang. Rasa hormat itu harus diraih, namun bukan
dengan cara mencapai hal-hal besar atau melakukan sesuatu yang luar
biasa. Seseorang dihormati karena melakukan hal-hal biasa dengan cara
yang sederhana dan rendah hati.
Apa yang diajarkan Yesus dalam Injil hari ini hendaknya senantiasa tertanam dalam hati dan pikiran kita, sebagaimana Ia bersabda: "Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan." Kita tidak perlu bersusah payah mencari penghormatan dari orang lain. Dengan bersikap rendah hati dan sederhana, mereka akan menghormati kita apa adanya. Dan Allah mengasihi mereka yang rendah hati serta berhati sederhana.
Apa yang diajarkan Yesus dalam Injil hari ini hendaknya senantiasa tertanam dalam hati dan pikiran kita, sebagaimana Ia bersabda: "Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan." Kita tidak perlu bersusah payah mencari penghormatan dari orang lain. Dengan bersikap rendah hati dan sederhana, mereka akan menghormati kita apa adanya. Dan Allah mengasihi mereka yang rendah hati serta berhati sederhana.
Langganan:
Postingan (Atom)





