| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Agustus 23, 2026

Bacaan Liturgi: 24 - 30 Agustus 2026

 
Senin, 24 Agustus: Pesta St. Bartolomeus, Rasul (M). 
Why. 21:9b-14; Mzm. 145:10-11,12-13ab,17-18; Yoh. 1:45-51. 
 
Selasa, 25 Agustus: Hari Biasa Pekan XXI (H).
Pfak  St. Ludovikus, St. Yosef dari Calasanz
2Tes 2:1-3a.13b-17; Mzm 96:10.11-12a.12b-13; Mat 23:23-26. 
 
Rabu, 26 Agustus: Hari Biasa Pekan XXI (H). 
2Tes 3:6-10.16-18; Mzm 128:1-2.4-5; Mat 23:27-32. 
 
Kamis, 27 Agustus: Peringatan Wajib St. Monika (P).
1Kor 1:1-9; Mzm 145:2-3.4-5.6-7; Mat 24:42-51.
 
Jumat, 28 Agustus: Peringatan Wajib St. Agustinus, Uskup dan Pujangga Gereja (P). 
1Kor 1:17-25; Mzm 33:1-2.4-5.10ab.11; Mat 25:1-13
 
Sabtu, 29 Agustus: Peringatan Wajib Wafatnya St. Yohanes Pembaptis (M).
Yer. 1:17-19; Mzm. 71:1-2,3-4a,5-6ab,15ab,17; Mrk. 6:17-29. 
 
Minggu, 30 Agustus: Hari Minggu Biasa XXII (H). 
Yer. 20:7-9; Mzm. 63:2,3-4,5-6,8-9; Rm. 12:1-2; Mat. 16:21-27.
 
 

Russ Allison Loar (CC BY-NC-ND 2.0)

Senin, 24 Agustus 2026 Pesta St. Bartolomeus, Rasul

     

Bacaan I: Why 21:9b-14 "Tembok kota kudus dibangun atas dua belas batu dasar."
    

Mazmur Tanggapan: Mzm 145:10-11.12-13b.17-18 "Para kudus-Mu, ya Tuhan, memaklumkan Kerajaan-Mu yang semarak mulia."

Bait Pengantar Injil: Yoh 1:49b "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"

Bacaan Injil: Yoh 1:45-51 "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"

       warna liturgi merah
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab Deuterokanonika atau klik tautan ini
 
Public Domain
 

 
Santo Bartolomeus berasal dari Kana di Galilea, dan ia sering disamakan dengan Natanael karena Injil Matius mencantumkan namanya bersama Filipus sebagai salah satu rasul pertama yang dipilih oleh Kristus.

Namun, berdasarkan Injil yang baru saja kita dengar, awalnya Natanael tidak memiliki kesan yang baik terhadap Yesus.

Sebab ketika mendengar bahwa Yesus berasal dari Nazaret, ia bertanya, "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?"

Ia adalah pribadi yang lugas dan apa adanya; Yesus pun mengenali sifat itu dalam dirinya saat mengatakan bahwa ia tidak memiliki tipu daya, yang berarti ia adalah orang yang jujur ​​dan terus terang.

Akan tetapi, Yesus melihat lebih dari sekadar itu dalam dirinya; Ia melihat ketulusan hati Natanael serta penantiannya akan kedatangan Sang Mesias.

Ungkapan "di bawah pohon ara" melambangkan seseorang yang sedang berdoa dan membuka diri bagi Tuhan.

Dan sungguh, Natanael memiliki keterbukaan hati untuk mengakui Yesus sebagai Anak Allah dan Raja Israel.

Saat kita merenungkan kisah panggilan Natanael ini, kita mungkin teringat akan orang-orang yang selama ini tidak memberikan kesan baik bagi kita.

Marilah kita berdoa dengan tulus agar kelak kita mampu melihat sisi baik dalam diri orang lain, sebagaimana Yesus melihat kebaikan dalam diri kita masing-masing.

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.