| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Agustus 24, 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 Hari Biasa Pekan XXI

 

Bacaan I: 2Tes 2:1-3a.13b-17 "Berpeganglah pada ajaran-ajaran yang telah kalian terima dari kami."
       
Mazmur Tanggapan: Mzm 96:10-13 "Tuhan akan datang menghakimi dunia dengan adil."

Bait Pengantar Injil: Ibr 4:12 "Sabda Allah itu hidup dan penuh daya, menguji segala pikiran dan maksud hati."

Bacaan Injil: Mat 23:23-26 "Yang satu harus dilakukan, tetapi yang lain jangan diabaikan."
       
warna liturgi hijau
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
   


 

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, melalui bacaan Kitab Suci hari ini kita diajak untuk merenungkan kembali kemurnian iman kita dan menjaga langkah agar senantiasa terhindar dari noda kemunafikan serta godaan kemuliaan duniawi yang kerap mengalihkan pandangan kita dari Tuhan. Peringatan ini terasa begitu nyata ketika kita mendengar teguran keras Tuhan terhadap orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Mereka, yang seharusnya memegang tanggung jawab mulia untuk membimbing umat, justru terjebak pada penyalahgunaan wewenang dan menuntut penghormatan, sembari memandang rendah mereka yang dianggap berdosa seperti pemungut cukai dan pelacur. Ketaatan mereka hanyalah ketaatan lahiriah yang hampa, sebuah pertunjukan ketaatan untuk dipamerkan di rumah ibadat maupun di jalan-jalan, tanpa sedikit pun menyentuh makna sejati dan Roh dari Hukum Allah itu sendiri. Sikap yang kaku, keras, dan penuh prasangka ini pada akhirnya tidak mendekatkan jiwa-jiwa kepada keselamatan, melainkan membebani umat sehingga banyak yang enggan berupaya mendekat kepada Allah dan justru tetap tinggal dalam dosa.

Dari kisah ini, kita disadarkan bahwa ketaatan yang buta dan sekadar menjaga citra diri berisiko sangat besar menjadikan kita batu sandungan, mencoreng nama baik Tuhan, dan menjauhkan sesama dari kasih Allah. Sebagai umat Katolik yang telah dipanggil, dipilih, dan dipercaya untuk menerima Injil, kita dituntut untuk menghidupi iman yang tidak sebatas di bibir saja. Iman kita harus berakar pada pemahaman yang mendalam dan utuh akan kebenaran serta kasih-Nya bagi kita. Oleh karena itu, marilah kita jadikan perenungan hari ini sebagai panggilan untuk mengevaluasi diri, memastikan bahwa setiap tindakan, perkataan, dan dedikasi hidup kita sehari-hari sungguh-sungguh selaras dengan ajaran serta kehendak Allah. Di tengah berbagai kesempatan dan situasi kehidupan yang ada, Tuhan senantiasa membukakan jalan; dan kini semuanya berpulang pada diri kita masing-masing, apakah kita bersedia memantapkan komitmen seutuhnya untuk melangkah dengan tulus di jalan keselamatan yang telah Ia persiapkan bagi kita.

 

Doa Umat 

 Marilah mencurahkan isi hati kita di hadapan Tuhan saat kita mempersembahkan doa-doa kita hari ini:
 
 Bagi Gereja Kudus: 
Semoga Gereja tidak hanya bertumbuh dalam jumlah, tetapi sungguh-sungguh bertumbuh dalam kekudusan batin yang sejati. Jauhkanlah umat-Mu dari sikap munafik, agar kami senantiasa menghidupi hal-hal yang terpenting dalam hukum-Mu, yakni keadilan, belas kasih, dan kesetiaan melalui pencurahan Roh Kudus.
Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
 Bagi para pemimpin masyarakat dan pemerintahan:
Semoga mereka yang berwenang senantiasa dipimpin oleh Firman Allah dalam menggunakan kuasa mereka. Jauhkanlah mereka dari kebutaan hati yang hanya mementingkan penampilan luar, agar mereka sungguh-sungguh melayani dengan integritas dan mengutamakan keadilan bagi masyarakat kecil.
Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
 Bagi mereka yang sakit, miskin, dan menderita:
Semoga semua yang sakit dan lemah atau menderita kemiskinan dan kekurangan, dapat menerima kuasa penyembuhan Kristus dan penghiburan Roh Kudus. Gerakkanlah hati kami agar tidak mengabaikan mereka, melainkan mampu mewujudkan belas kasih yang nyata di tengah penderitaan mereka.
Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
 Bagi kita semua yang berkumpul di sini:
Semoga kita semua yang hadir di sini memohon rahmat Tuhan untuk senantiasa membersihkan "sebelah dalam cawan" hidup kita. Sucikanlah hati dan pikiran kami, agar tindakan dan ibadat kami sungguh berkenan di hadapan-Mu, serta memampukan kami bertumbuh dalam damai dan kasih Kristus.
Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
 Bagi saudara-saudari kita yang telah meninggal dunia:
Semoga mereka yang telah mendahului kita dapat diampuni segala dosanya dan menikmati istirahat abadi di Kerajaan Surga berkat belas kasih dan kesetiaan Kristus yang tak berkesudahan. Marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
  Allah Bapa yang Maha Pengasih, dengarkanlah doa-doa yang kami panjatkan di hadapan-Mu hari ini dan kabulkanlah dalam belas kasih-Mu. Kami memohon ini dengan pengantaraan Putra-Mu, Yesus Kristus, Tuhan kami.
Amin.
 

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.