| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Agustus 25, 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 Hari Biasa Pekan XXI

 
Bacaan I: 2Tes 3:6-10.16-18 "Barangsiapa tidak mau bekerja, janganlah ia makan."
 
Mazmur Tanggapan:  Mzm 128:1-2.4-5; R:1

Bait Pengantar Injil: 1 Yoh 2:5 "Sempurnalah cinta Allah dalam hati orang yang mendengarkan Sabda Kristus."

Bacaan Injil: Mat 23:27-32 "Kalian ini keturunan pembunuh nabi-nabi."

warna liturgi hijau
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini

  



Sering dikatakan bahwa tindakan jauh lebih bermakna daripada sekadar kata-kata, terutama ketika kita dihadapkan pada sebuah pekerjaan atau tanggung jawab yang nyata. Dalam situasi seperti itu, akan terlihat jelas siapa yang hanya pandai merangkai kata tanpa berbuat apa-apa, dan siapa yang benar-benar turun tangan untuk menyelesaikannya. 

Prinsip ini sejalan dengan teguran Santo Paulus dalam bacaan pertama kepada jemaat di Tesalonika, di mana ia menetapkan aturan tegas bahwa mereka yang menolak untuk bekerja tidak patut mendapat makan. Pesan ini secara tajam menyoroti perbedaan antara orang-orang yang mau bersusah payah mengolah tanah demi tumbuhnya kehidupan, dengan mereka yang hanya berpangku tangan menunggu hasil panen. 

Hal senada juga dikritisi oleh Yesus dalam Injil ketika Ia menelanjangi kemunafikan para ahli Taurat dan orang Farisi. Meskipun mereka fasih bersilat lidah dan mengaku tidak akan menumpahkan darah para nabi seperti nenek moyang mereka, kata-kata itu justru menyingkapkan kejahatan hati mereka sendiri. 

Belajar dari hal ini, semoga perbuatan-perbuatan baik kita dapat menghasilkan buah kebaikan yang sejati demi pertumbuhan sesama; dan biarlah tutur kata kita senantiasa dipenuhi dengan kelembutan, sehingga mampu menjadi dorongan yang tulus bagi orang lain untuk ikut melakukan perbuatan baik.


Doa Umat
 
Sambil berserah diri kepada Allah Sang Sumber Damai untuk memenuhi segala kebutuhan kita, marilah kita haturkan permohonan kita ke hadapan-Nya. 
 
Bagi Gereja, semoga Allah menganugerahkan kemurnian hati dan kesaksian yang tulus akan kasih-Nya kepada umat-Nya. Marilah kita mohon:
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

Bagi semua yang memegang jabatan pemerintahan dan kepemimpinan masyarakat, semoga Kristus menginspirasi mereka untuk menjadi teladan dalam semangat pengorbanan diri. Marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
 
Bagi mereka yang menderita, semoga Bapa menguatkan mereka melalui kehadiran-Nya yang penuh kasih dan kemurahan hati umat-Nya. Marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 
 
Bagi komunitas iman ini, semoga Allah memandang dengan perkenan dan kemurahan hati atas karya tangan kami, agar semuanya menjadi demi kemuliaan-Nya. Marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

Bagi semua orang yang telah meninggal dunia, semoga mereka bersukacita dalam anugerah kehidupan kekal. Dan demi kedamaian jiwa ......., yang untuknya Misa ini dipersembahkan, marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu 
 
Dengan memohon perantaraan Bunda Maria, marilah kita berdoa: Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu.................. Amin. 
 
Allah yang penuh kasih, kami bersyukur kepada-Mu karena telah mendengarkan doa-doa kami, dan kami memohon semoga Engkau mengabulkannya sesuai dengan kehendak-Mu yang kudus. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.