Bacaan I: 1Kor 2:10b-16 "Manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah; manusia rohani menilai segala sesuatu."
Mazmur Tanggapan: Mzm 145:8-9.10-11.12-13ab.13cd-14 "Tuhan itu adil dalam segala tindakan-Nya."
Bait Pengantar Injil: Luk 7:16 "Seorang nabi besar telah muncul di tengah kita, dan Allah mengunjungi umat-Nya."
Bacaan Injil: Luk 4:31-37 "Aku tahu siapa Engkau: Engkau Yang Kudus dari Allah."
Mazmur Tanggapan: Mzm 145:8-9.10-11.12-13ab.13cd-14 "Tuhan itu adil dalam segala tindakan-Nya."
Bait Pengantar Injil: Luk 7:16 "Seorang nabi besar telah muncul di tengah kita, dan Allah mengunjungi umat-Nya."
Bacaan Injil: Luk 4:31-37 "Aku tahu siapa Engkau: Engkau Yang Kudus dari Allah."
warna liturgi putih
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Salah satu karya terkenal Santo Agustinus adalah bukunya yang berjudul "Confession" Buku
itu ditulis bagi para katekumen agar mereka dapat merenungkan
perjalanan rohani mereka menuju pembaptisan. Buku itu ditulis
berdasarkan pengalaman perjalanan rohani beliau sendiri.
Dalam buku tersebut, Santo Agustinus mengisahkan suatu peristiwa menjelang akhir hayat Santa Monika, ibunya, yang berperan besar dalam pertobatannya. Saat itu mereka berada di Roma, berdiri di dekat jendela sebuah ruangan yang menghadap ke arah taman. Santo Agustinus menulis: "Kami pergi ke sana untuk menjauh dari keramaian dan beristirahat. Kami berdua sedang menikmati percakapan yang sangat indah. Kami saling bertanya-tanya, seperti apakah rasanya berbagi dalam kehidupan kekal yang dinikmati oleh para kudus. Di tengah percakapan kami, dunia beserta segala kenikmatannya kehilangan daya tariknya bagi kami."
Dalam bacaan pertama, kita membaca bahwa Roh Allah menyelidiki kedalaman segala sesuatu; Roh itu menjangkau kedalaman hati kita. Dan ketika Roh itu menyelidiki kedalaman hati kita, kita akan mengalami apa yang dialami oleh Santo Agustinus dan Santa Monika. Kita akan mengalami damai sejahtera, dan segala kegaduhan hasrat di hati kita perlahan-lahan akan ditenangkan, persis seperti saat Yesus membungkam roh jahat dalam Injil. Ketika Roh Allah menyentuh kedalaman hati kita, kita tidak lagi mendambakan apa pun selain Allah, dan Allah semata.
Dalam buku tersebut, Santo Agustinus mengisahkan suatu peristiwa menjelang akhir hayat Santa Monika, ibunya, yang berperan besar dalam pertobatannya. Saat itu mereka berada di Roma, berdiri di dekat jendela sebuah ruangan yang menghadap ke arah taman. Santo Agustinus menulis: "Kami pergi ke sana untuk menjauh dari keramaian dan beristirahat. Kami berdua sedang menikmati percakapan yang sangat indah. Kami saling bertanya-tanya, seperti apakah rasanya berbagi dalam kehidupan kekal yang dinikmati oleh para kudus. Di tengah percakapan kami, dunia beserta segala kenikmatannya kehilangan daya tariknya bagi kami."
Dalam bacaan pertama, kita membaca bahwa Roh Allah menyelidiki kedalaman segala sesuatu; Roh itu menjangkau kedalaman hati kita. Dan ketika Roh itu menyelidiki kedalaman hati kita, kita akan mengalami apa yang dialami oleh Santo Agustinus dan Santa Monika. Kita akan mengalami damai sejahtera, dan segala kegaduhan hasrat di hati kita perlahan-lahan akan ditenangkan, persis seperti saat Yesus membungkam roh jahat dalam Injil. Ketika Roh Allah menyentuh kedalaman hati kita, kita tidak lagi mendambakan apa pun selain Allah, dan Allah semata.
Doa Umat
Setelah menerima Roh Allah, kini kita menyampaikan permohonan kita ke hadapan Bapa.
Bagi
para uskup, imam dan diakon: Semoga para uskup, imam, dan diakon
menerima curahan Roh Kudus dalam pelayanan pewartaan mereka, marilah
kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Bagi
para pemimpin politik: Semoga para pemimpin politik di setiap bangsa
dibimbing oleh keadilan dan kerahiman Allah saat mereka melayani
rakyatnya, marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Bagi
semua orang yang menderita: Semoga Allah menyatakan diri dan memberikan
pertolongan kepada semua orang yang menderita akibat fisik, praktis,
maupun finansial karena sakit dan gangguan kesehatan, marilah kita
mohon.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Bagi
kita semua di sini: Semoga Roh Kudus menumbuhkan karunia pengertian
dan kebijaksanaan dalam komunitas iman ini, marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Bagi
semua orang yang meninggal dalam terang Kristus: Semoga semua orang
yang telah meninggal dalam terang Kristus menikmati istirahat abadi dan
hidup dalam Kerajaan-Nya di surga, marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Allah Bapa yang mahakuasa, kami bersyukur karena Engkau telah mengutus Putra-Mu, Yesus Kristus, yang mengajar kami dengan penuh kuasa dan wibawa. Sudilah Engkau mendengarkan dan mengabulkan doa-doa yang telah kami panjatkan ini. Bebaskanlah kami dari segala belenggu roh jahat dan kelemahan dosa, agar kami senantiasa takjub akan kebesaran sabda-Mu dan berani mewartakan kabar sukacita-Mu di tengah masyarakat. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
Amin.




