Bacaan I: 1Kor 7:25-31 "Adakah engkau terikat pada seorang wanita? Janganlah mengusahakan perceraian. Adakah engkau tidak terikat pada seorang wanita? Janganlah mencari seseorang."
Mazmur Tanggapan: Mzm 45:11-12.14-15.16-17 "Dengarlah, hai puteri, lihatlah dan sendengkanlah telingamu."
Bait Pengantar Injil: Luk 6:23ab "Bersukacitalah dan bergembiralah, karena besarlah upahmu di surga."
Bacaan Injil: Luk 6:20-26 "Berbahagialah orang yang miskin, celakalah orang yang kaya."
warna liturgi hijau
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, ketika kita mengatakan bahwa sesuatu itu hidup, kita berharap hal itu bernapas dan bergerak. Dan jika kita pernah memegang makhluk atau hewan yang hidup, kita tahu bahwa tidaklah mudah untuk membuat mereka tetap diam dan terkendali. Saat kita merenungkan tentang kehidupan, kita harus menyadari bahwa hidup itu dinamis dan penuh liku-liku, serta kita harus siap menghadapi hal-hal yang tak terduga. Dengan demikian, kita tahu bahwa hidup bukanlah garis lurus, melainkan sebuah siklus pasang surut.
Dalam Injil, kita mendengar ajaran Yesus yang serupa dengan Sabda Bahagia. Hal itu ibarat sebuah "pembalikan keadaan". Namun, itu juga merupakan cerminan kehidupan—ada pasang surut, hal baik dan buruk, serta suka dan duka. Ke mana pun arah kehidupan membawa kita, marilah kita terus percaya kepada Allah, karena Dia tidak berubah dan senantiasa setia kepada mereka yang mengandalkan-Nya. Kita tahu bahwa dalam hidup, segala sesuatu akan datang dan pergi, namun Allah itu kekal abadi. Hanya di dalam Allah-lah hati kita akan menemukan ketenangan dan kedamaian.



