Bacaan I: Pkh 3:1-11 "Untuk segala sesuatu di bawah langit ada waktunya."
Mazmur Tanggapan: Mzm 144:1-2.3-4 "Terpujilah Tuhan gunung batuku."
Bait Pengantar Injil: Mrk 10:45 "Anak Manusia datang untuk melayani dan menyerahkan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang."
Bacaan Injil: Luk 9:18-22 "Engkaulah Kristus dari Allah. Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan."
Mazmur Tanggapan: Mzm 144:1-2.3-4 "Terpujilah Tuhan gunung batuku."
Bait Pengantar Injil: Mrk 10:45 "Anak Manusia datang untuk melayani dan menyerahkan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang."
Bacaan Injil: Luk 9:18-22 "Engkaulah Kristus dari Allah. Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan."
warna liturgi hijau
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
![]() |
| Siouxfall Diocese |
Pada awal Ibadat Malam Paskah, lilin Paskah ditandai dengan tanda Salib. Setelah itu, huruf Yunani Alfa dan Omega juga ditorehkan di bagian atas dan bawah Salib tersebut. Kemudian, empat angka tahun yang sedang berjalan dicantumkan di antara lengan-lengan Salib itu. Saat hal-hal tersebut dilakukan, imam mengucapkan: Kristus dahulu dan sekarang, Awal dan Akhir, Alfa dan Omega; milik-Nyalah segala masa dan segala abad. Bagi-Nyalah kemuliaan dan kuasa sepanjang segala abad dan untuk selama-lamanya. Amin.
Setiap kali kita memikirkan tentang waktu, kita melihat jam dan berkata "tidak punya waktu", atau merasa waktu berlalu begitu cepat maupun begitu lambat. Namun, tanda-tanda pada lilin Paskah itu mengingatkan kita bahwa Yesus adalah Tuhan atas segala waktu. Segala sesuatu terjadi menurut waktu-Nya.
Sebagaimana dikatakan dalam bacaan pertama: Segala yang dilakukan-Nya tepat pada waktunya. Segala sesuatu terjadi menurut waktu Allah, dan Dia menyatakan rencana serta kehendak-Nya bagi kita dalam perjalanan hidup kita. Kiranya kita menanggapi dorongan Allah ketika tiba saatnya bagi kita untuk melakukan apa yang Dia kehendaki dari kita.
Doa Umat
Saudara-saudari, marilah kita menyerukan nama Allah Yang Mahatinggi seraya kita menyampaikan permohonan kita ke hadapan-Nya.
Bagi Gereja: Semoga Bapa senantiasa memberkati dan melindunginya dari segala kejahatan, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Bagi para pembuat kebijakan: Semoga Allah membimbing mereka dalam menetapkan hukum yang menjunjung tinggi martabat setiap kehidupan manusia, marilah kita berdoa
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Bagi semua orang yang membutuhkan pemulihan dari segala penderitaan fisik, emosional, maupun rohani, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Bagi komunitas Ekaristi ini: Semoga Roh Kudus menjadi penuntun kita dalam membangun Kerajaan Allah di bumi melalui perkataan dan perbuatan kita, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Bagi mereka yang telah meninggal dunia dalam iman: Semoga cahaya abadi Kristus menyinari mereka dan menganugerahkan istirahat kekal, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
Allah Bapa yang Maharahim, sumber segala kebijaksanaan, dengan rendah hati kami menyampaikan doa-doa kami kepada-Mu dan memohon semoga Engkau mendengarkannya dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.




