Bacaan I: Gal 1:13-24 "Allah berkenan menyatakan Anak-Nya dalam diriku agar aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa."
Mazmur Tanggapan: Mzm 139:1-3.13-14ab.14c-15; R:13b
Bait Pengantar Injil: Lk 11:28 "Berbahagialah yang mendengarkan sabda Tuhan dan melaksanakannya."
Bacaan Injil: Luk 10:38-42 "Marta menerima Yesus di rumahnya. Maria telah memilih bagian yang terbaik."
warna liturgi hijau
Kekristenan memiliki aspek yang sangat unik: Allah sendirilah yang menyatakan diri-Nya kepada kita. Dialah yang selalu memulai segalanya dan menggerakkan segala sesuatu. Sejak penciptaan dunia hingga saat manusia jatuh ke dalam dosa, inisiatif penyelamatan selalu datang dari-Nya. Ia mengutus Putra tunggal-Nya, Yesus Kristus, untuk menjadi Juruselamat, dan karya penyataan ini terus berlanjut melalui Kitab Suci dan Gereja-Nya.
Rasul Paulus menyadari penyataan ini secara sangat pribadi. Ia menyadari bahwa Allah telah memilihnya secara khusus, bahkan sejak ia masih berada di dalam kandungan ibunya. Panggilan itu murni karena kasih karunia. Allah memilih untuk menyatakan Putra-Nya di dalam diri Paulus agar ia dapat mewartakan Kabar Baik kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi. Ada misi dan tujuan spesifik yang Tuhan percayakan kepadanya.
Dalam Injil, kita melihat bagaimana sebuah panggilan ditanggapi. Yesus menegaskan bahwa Maria telah memilih bagian yang terbaik. Ini berarti Maria menanggapi panggilan Allah untuk melakukan apa yang dikehendaki-Nya pada saat itu: duduk di dekat kaki Yesus dan mendengarkan Dia. Di saat yang sama, Yesus juga menyadarkan Marta bahwa Allah memiliki rencana-Nya sendiri. Sama seperti Paulus, Maria, dan Marta,
Allah juga memiliki rencana dan misi khusus bagi kita.
Doa Umat
Marilah kita berdoa kepada Allah penyelamat kita, karena segala harapan kita tertuju kepada-Nya.
Bagi para misionaris: Semoga Roh Kudus membimbing dan mengarahkan upaya semua misionaris, imam, bruder, suster, dan rasul awam yang setia, yang hidupnya dibaktikan untuk mewartakan Injil. Marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi para pemimpin bangsa: Semoga para pemimpin bangsa bersatu dalam kepedulian terhadap orang-orang miskin dan kurang beruntung di dunia. Marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi kita semua: Semoga kita menanggapi panggilan untuk menjadi umat yang kudus dengan melindungi dan menghormati segala kehidupan manusia, terutama mereka yang kehadirannya dianggap merepotkan dan mudah diabaikan. Marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi seluruh karyawan paroki: Semoga mereka diberkati dalam pelayanan mereka yang tulus dan sepenuh hati kepada Allah dan Gereja-Nya. Marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi mereka yang sedang bersiap menghadapi ajal: Semoga mereka dikuatkan dan mengalami damai sejahtera Kristus. Marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Bagi semua orang yang terdampak bencana gempa bumi di Flores dan bencana banjir bandang di Aceh yang belum mendapatkan perhatian atau mereka yang saat ini terkatung-katung di posko pengungsian: Semoga mereka terus menerima bantuan yang mereka butuhkan. Marilah kita mohon.
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
Allah yang Mahakuasa dan kekal, bimbinglah langkah kami di jalan kasih-Mu, semoga seluruh hidup kami memancarkan keharuman kasih dalam segala perbuatan kami. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami.
Amin.