| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Oktober 13, 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 Hari Biasa Pekan XXVIII


Bacaan I: Gal 5:18-25 "Barangsiapa menjadi milik Kristus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya."
       

Mazmur Tanggapan: Mzm 1-2.3.4.6; R: Mzm 40:5a "Yang mengikuti Engkau, ya Tuhan, hidup dalam cahaya."

Bait Pengantar Injil: Yoh 10:27 "Domba-domba-Ku mendengar suara-Ku, sabda Tuhan; Aku mengenal mereka, dan mereka mengenal Aku."

Bacaan Injil: Luk 11:42-46 "Celakalah kamu, hai orang-orang Farisi! Celakalah kamu, hai ahli-ahli kitab."
   
     warna liturgi hijau
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau
klik tautan ini
 
Tidak ada seorang pun yang suka dikritik atau diberi tahu mengenai kesalahan dan kekurangan mereka. Secara naluriah, kita akan bersikap defensif dan balik mengkritik orang lain. Biasanya, hal itulah yang membuat hubungan menjadi retak, bahkan bisa berujung pada kekerasan.

Dalam Injil, Yesus menunjukkan kesalahan dan kekurangan orang-orang Farisi, dan seorang ahli Taurat bereaksi dengan mengatakan bahwa Yesus juga menghina mereka. Kita tentu tidak suka dihina, baik secara langsung maupun tidak langsung. Namun, mari kita sejenak mencermati reaksi naluriah kita. Ketika kita merasa terusik atau marah saat orang lain mengkritik kita, bisa jadi mereka sedang menunjukkan sesuatu tentang diri kita yang sebenarnya enggan kita akui. Bisa jadi orang lain melihat asapnya, namun kita tidak ingin mereka melihat apinya. 
 
Akan tetapi, sebagaimana dikatakan dalam bacaan pertama, jika kita dipimpin oleh Roh, kita akan memiliki kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Saat menghadapi kritik dan komentar negatif, marilah kita memohon kasih karunia penguasaan diri dari Roh Kudus. Semoga Roh Kudus membimbing kita untuk melihat kesalahan dan kekurangan kita, agar kita dapat bangkit menuju kehidupan dalam Roh.
 
 
Doa Umat 
 
 Saudara-saudari yang memiliki hati yang rindu untuk menyenangkan hati Tuhan, marilah kita panjatkan doa dengan sukacita dan damai sejahtera. 
 
Bagi Bapa Suci kita, Paus Leo XIV: Semoga Bapa memberkati, menguatkan, dan melindunginya dari segala kejahatan, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Bagi para pembuat kebijakan: Semoga Allah membimbing mereka dalam merumuskan kebijakan dengan kasih dan kebenaran, marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Bagi mereka yang sedang bergumul dengan segala bentuk gangguan emosional: Semoga Allah melimpahkan bantuan dan dukungan yang mereka butuhkan, marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Bagi kita semua di sini: Semoga Allah menganugerahi kita mata dan hati seperti Yesus, marilah kita berdoa.
Tuhan, dengarkanlah doa kami. 
 
Bagi semua orang terkasih yang telah meninggal dunia: Semoga mereka dihantar menuju damai surgawi di dalam Kerajaan Allah, marilah kita berdoa. 
Tuhan, dengarkanlah doa kami.
 
Allah Yang Mahakuasa, dengarkanlah doa-doa yang telah kami panjatkan dan kabulkanlah dengan belas kasih-Mu, dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.
 
 
 
 

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.