Bacaan I: Ef 6:10-20 "Kenakanlah perlengkapan senjata Allah agar kalian dapat bertahan."
Mazmur Tanggapan: Mzm 144:1.2.9-10 "Terpujilah Tuhan, Gunung Batuku!"
Bait Pengantar Injil: Luk 13:35, Mrk 11:10 "Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga."
Bacaan Injil: Luk 13:31-35 "Tidaklah semestinya seorang nabi dibunuh kalau tidak di Yerusalem."
warna liturgi hijau
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
Saudara-saudari terkasih, hidup kita di dunia ini tidak lepas dari peperangan rohani melawan kuasa kegelapan yang terus berusaha menjauhkan kita dari jalan keselamatan. Sebagaimana diingatkan oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus, kita tidak akan mampu melawan kekuatan jahat ini hanya dengan mengandalkan diri sendiri, melainkan harus mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah. Ancaman rohani yang mengincar jiwa kita jauh lebih berbahaya daripada ancaman fisik dari penguasa duniawi, sehingga kita dituntut untuk senantiasa berjaga-jaga, menaruh kepercayaan penuh kepada Tuhan, dan berserah pada bimbingan-Nya dalam setiap langkah kehidupan kita.
Dalam menghadapi berbagai peperangan dan tantangan tersebut, Tuhan Yesus telah memberikan teladan nyata tentang keteguhan hati dalam menjalankan kehendak Bapa. Meskipun menghadapi ancaman maut dari Raja Herodes dan kenyataan pahit bahwa banyak orang menolak kehadiran-Nya, Yesus tetap melangkah maju untuk melayani, menyembuhkan, dan mewartakan kebenaran. Sikap pantang menyerah pada tekanan dunia ini menjadi panggilan bagi kita semua sebagai umat Kristiani untuk terus berjuang melakukan kehendak Allah, menjalani hidup yang penuh kebajikan, serta menjadi teladan yang saling menguatkan bagi sesama melalui perkataan maupun perbuatan kita.
Oleh karena itu, marilah kita senantiasa peka terhadap panggilan Tuhan dan menggunakan segala karunia serta kesempatan yang ada untuk memperteguh iman kita di tengah dunia. Dengan mengenakan perlengkapan senjata Allah, kita serahkan seluruh hidup, keluarga, dan perjuangan kita ke dalam tangan kasih-Nya agar Ia senantiasa menuntun dan meluruskan jalan kita saat kita mulai goyah. Semoga Tuhan senantiasa melindungi kita dan menganugerahkan keberanian agar kita mampu bertahan menghadapi segala cobaan, sehingga kita senantiasa layak menjadi saksi yang setia dan pancaran terang kasih Kristus bagi semua orang, kini dan sepanjang masa. Amin.




