| Home | Indonesian Papist | Renungan Pagi| Doa Umat Misa Harian | Privacy Policy | Support Lumen Christi |



Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Oktober 16, 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 Peringatan Wajib dari Ignasius dari Antiokhia, Uskup dan Martir

 Bacaan I: Ef 1:15-23 "Allah mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya dalam surga."

Mazmur Tanggapan: Mzm 8:4-5.6-7.8-9; R: 2a "Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya."

Bait Pengantar Injil: Yoh 15:26b.27a "Roh Kebenaran akan memberi kesaksian tentang Aku, dan kalian pun harus memberi kesaksian, sabda Tuhan."

Bacaan Injil: Luk 12:8-12 "Roh Kudus akan mengajarkan kepadamu apa yang harus kamu katakan." 
 
warna liturgi merah
 
Bacaan Kitab Suci dapat dibaca pada Alkitab atau klik tautan ini
 
 
Setiap manusia terlahir ke dunia dengan keunikan dan karunianya masing-masing, termasuk dalam hal kapasitas kecerdasan. Kita sering kali memuji dan menyanjung mereka yang memiliki tingkat IQ (kecerdasan intelektual) maupun EQ (kecerdasan emosional) yang tinggi sebagai orang-orang yang dikaruniai keistimewaan. Namun, dalam hiruk-pikuk penilaian duniawi ini, kita teramat jarang menyoroti fakta bahwa manusia juga terlahir dengan tingkat SQ (kecerdasan spiritual) yang berbeda-beda. Padahal, tidak dapat disangkal bahwa kita adalah makhluk yang memiliki jiwa, memiliki dimensi spiritual yang selalu mendambakan relasi dengan Sang Pencipta. Apa pun tingkat kecerdasan spiritual bawaan yang kita miliki, yang terpenting adalah bagaimana karunia iman bekerja sebagai kunci yang membuka kualitas-kualitas spiritual tersebut, memungkinkannya bertumbuh, mengakar, dan berkembang mekar di dalam diri kita.

Perkembangan spiritual yang mekar inilah yang disyukuri oleh Rasul Paulus ketika ia mendengar bagaimana iman jemaat di Efesus berbuah menjadi kasih yang tulus kepada Allah dan sesama. Paulus tidak berhenti pada rasa syukur, melainkan terus berdoa agar Roh Kudus sudi menganugerahkan hikmat dan pengertian kepada mereka. Melalui karya Roh Kudus inilah, pemahaman kita tentang kehidupan rohani dibawa ke kedalaman yang baru, memampukan kita untuk terus melangkah dalam pengharapan akan janji-janji kehidupan kekal. Lebih dari itu, Roh Kudus menuntun kita untuk menyadari sepenuhnya bahwa kematian dan kebangkitan Yesus Kristus bukanlah sekadar narasi masa lalu, melainkan wujud nyata dari kuasa Allah yang mutlak, yang melampaui dan menaklukkan segala pemerintahan, otoritas, kekuasaan, dan dominasi di dunia ini.

lumenchristi.id 2026 - Situs ini menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs ini, Anda telah menyetujui penggunaan cookies dari Kami.